Berita

Alumni ITB Siap Gelar Pasar Seni Jakarta

KAMIS, 24 OKTOBER 2013 | 08:56 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB) Jakarta akan menyelenggarakan "Pasar Seni Jakarta" tanggal 3 November 2013 di halaman parkir timur Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Pasar seni ini akan melibatkan banyak seniman, budayawan, pengrajin dan masyarakat umum.

"Sejalan dengan visi Gubernur DKI Jakarta, Jokowi, yang ingin menjadikan Jakarta sebagai kota seni dan festival, kami bertekad menjadikan Pasar Seni Jakarta sebagai ajang festival seni budaya tingkat nasional dan internasional," ujar Ketua IA ITB Jakarta, Hendry Harmen dalam rilisnya (Kamis, 24/10).

Acara ini akan membawa tema "Big Kampoeng" yang merepresentasikan Jakarta sebagai tempat berkumpulnya berbagai budaya (kampung-kampung) dari seluruh penjuru nusantara. Sementara semangat dari pasar seni ini adalah pluralisme.


Untuk tata letak, wilayah Pasar Seni Jakarta ini akan dibagi menjadi empat zona utama, yaitu Zona Angin, Zona Air, Zona Tanah, dan Zona Api. Di Zona Angin, pengunjung akan disambut dengan instalasi layar-layar dan payung-payung melayang. Kemudian akan hadir pesan untuk Jakarta berupa instalasi Hiu Raksasa yang sedang menerkam becak-becak. Antara Zona Angin dan Zona Air, hadir instalasi perahu legendaris Samudra Raksa dengan ukuran yang spektakuler.

"Disini kami akan membangkitkan kebanggaan kita sebagai masyarakat maritim yang kuat sejak nenek moyang dahulu," tambah Hendry.

Zona Air akan menampilkan akuarium raksasa, perpaduan seni dan teknologi. Zona Tanah akan dihiasi dengan instalasi Saung Sawah dan instalasi Vertikultur terbesar yang pernah ada di Indonesia. Sedangkan di Zona Api, akan ditampilkan beragam ketrampilan bangsa dalam menempa besi.

"Tidak hanya itu, beragam hiburan juga akan turut memeriahkan acara tersebut mulai dari atraksi seni "street art", stand umum dan kuliner, panggung hiburan, hingga kompetisi dan pertunjukan pencak silat tradisional betawi," jelas Hendry. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya