Berita

timur-sutarman/net

Politik

SBY: Tidak Benar Sutarman Tidak Didukung Timur Pradopo

RABU, 23 OKTOBER 2013 | 18:11 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meluruskan isu mengenai pencalonan Komjen Pol Sutarman sebagai Kapolri yang diisukan tidak didukung oleh Kapolri Jendral Timur Pradopo.

Presiden menjelaskan, sesuai dengan Undang-Undang yang mengusulkan nama Kapolri adalah Kompolnas (ex officio dipimpin Menko Polhukam) dan Kapolri. Kompolnas mengajukan 4 nama dan Kapolri juga 4 nama, dalam usulan itu semuanya ada nama Sutarman.

"Jadi tidak benar Komjen Sutarman itu tidak diusulkan Kompolnas atau Kapolri," terang SBY saat bersilaturahmi dengan jajaran Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan tokoh pers nasional, di Banjar Baru, Kalsel, Rabu (23/10).


Sutarman kata SBY ada peringkat 1 yang diusulkan itu, salah satun alasannya adalah dengan dasar senioritas. Penetapannya pun melalui satu proses, yang diikuti dirinya sendiri, Wapres, Menko Polhukam, Kapolri, Mensesneg, dan Seskab.

"Setelah semua menyampaikan pendapat, saya putuskan Komjen Sutarman sebagai calon Kapolri," terang Presiden SBY.

Pernyataan ini menepis beberapa media mengangkat isu seolah-olah Komjen Sutarman tidak diusulkan oleh Kapolri, tetapi SBY dilobi oleh seseorang hingga akhirnya menyetujui pencalonan Komjen Sutarman.

Diakui Kepala Negara seperti dikutip dari situs resmi Sekretariat Kabinet RI, memang ada pihak-pihak yang mengusulkan dengan cari lain, ada yang nama sama dengan usulan Kompolnas, dan ada yang tidak sama. Namun SBY tetap memilih mengikuti sistem yang sudah lazim.

Presiden menyesalkan pemberitaan yang tidak dilakukan cross chek terlebih dahulu kepada pihak-pihak yang terkait. "Yang dituduh melobi saya juga stress, internal Polri juga kacau, terganggu. Padahal itu sesuatu yang tidak ada," kata Presiden menyesalkan pemberitaam sejumlah media yang tidak akurat. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya