Berita

roy suryo/net

Politik

Roy Suryo Jangan Telantarkan Pembinaan di Bidang Pemuda

SENIN, 21 OKTOBER 2013 | 14:45 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Nama Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo cukup mengemuka di jajaran Kabinet Indonesia Bersatu II walau belum setahun menjabat. Setidaknya, itu tercermin dalam hasil survei Lembaga Pol Tracking Institute terkait tingkat kepuasaan masyarakat Indonesia terhadap kinerja Roy.

Direktur Eksekutif Pol Tracking Institute, Hanta Yudha, mengatakan, tingkat kepuasan publik pada Roy relatif tinggi dibanding menteri lainnya meski persentasenya kecil 21,63 persen. Tingkat ketidakpuasan terhadap Menpora ini juga lebih tinggi yaitu sekitar 30 persen.

Apresiasi publik terhadap Kemenpora di bawah komando Roy Suryo terasa lebih tinggi karena beberapa prestasi dunia olahraga, seperti kebangkitan cabang sepak bola, bulutangkis dan karate. Penyelenggaraan Islamic Solidarity Games pun cukup sukses dengan Indonesia sebagai juara umumnya.


"Di tangan Roy, konflik PSSI juga dapat diakhiri. Jadi, wajar kalau tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Menpora cukup baik," kata pengamat politik dari Point Indonesia, Karel Susetyo, di kesempatan terpisah (Senin, 21/10).

Tapi dia menyayangkan, keberhasilan tersebut tidak diikuti dengan prestasi pembinaan pemuda. Masalah terkait kepemudaan banyak yang terbengkalai. Yang paling mengkhawatirkan adalah konflik internal Komite Nasional Pemuda Indonesia. Sampai sekarang konflik tersebut masih jadi pekerjaan rumah bagi Kemenpora.

Belum lagi, masalah-masalah sosial yang terkait dengan kepemudaan semacam tawuran pelajar, geng motor, dan wabah narkoba. Menurut Karel, Kementerian Pemuda dan Olahraga harus bekerja sama dengan kementerian lainnya.

"Tapi tetap saja Kemenpora yang harus menjadi avant garde atau garda depan," tandasnya. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya