Berita

Sungai Citarum/net

Nusantara

Kementerian PU Ajak Warga Pelihara Sungai Citarum

MINGGU, 20 OKTOBER 2013 | 13:30 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Kementerian Pekerjaan Umum terus melakukan upaya-upaya mengajak peran serta masyarakat untuk lebih peduli terhadap pemeliharaan sungai.

"Karena tanpa adanya peran serta masyarakat untuk bersama-sama pemerintah dalam menjaga sungai dari berbagai macam persoalannya, terutama dari pencemaran, maka sangat sulit membuat sungai jadi bersih," kata Direktur Penata Gunaan, Dirjen SDA, Kementerian PU, Arie setyadi Moerwanto di sela-sela acara Malam Apresiasi Bersama Menjaga Sungai di Bandung, kemarin malam (Sabtu, 19/10).

Arie Setyadi mengambil contoh Sungai Citarum, Jawa Barat. Pembersihan Citarum tidak bisa instan. Apalagi luas Citarum yang merupakan sungai terpanjang di Jawa Barat karena melintasi 13 kabupaten dan kota. Sehingga dalam penanganannya perlu keterlibatan pemerintah daerah di masing-masing wilayah.


Menurutnya, beberapa upaya pembersihan Citarum sudah dilakukan saat ini. Salah satunya seperti di wilayah Kabupaten Bandung dengan cara pengerukan. Namun upaya normalisasi Citarum dengan pengerukan bukan tanpa kendala. Sebab pihaknya kesulitan untuk mencari lahan buangan dari sampah yang dikeruk. Karena melakukan pembebasan lahan hanya untuk lokasi buangan sampah tidak efektif, mengingat sedimentasi yang terjadi sudah sangat tinggi.

Karenanya, kata Arie, upaya pembersihan yang harus dilakukan pertama kali adalah wilayah-wilayah anak sungai yang ada di hulu. Ia pun meminta pemerintah daerah di masing-masing kabupaten/kota bisa memberikan kontribusi dalam ikut menjaga Citarum.

"Saya rasa bukan hanya pemerintah, lembaga, institusi dan masyarakat juga bisa ikut terlibat memelihara dan mencarikan solusi agar Citarum bersih," tuturnya.

Berangkat dari situlah, terang Arie, Dirjen SDA, Kementerian PU menyelenggarakan Malam Apresiasi Bersama Menjaga Sungai. Melalui acara ini, diharapkan peserta akan mengetahui dan dapat mengenal lebih dekat kondisi sungai, fungsi dan permasalahannya sehingga pada akhirnya menumbuhkan kesadaran untuk ikut bersama-sama menjaga kebersihan dan fungsinya. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya