Berita

Presiden SBY dan Ibu Ani/setkab.go.id

Nusantara

SBY Bantu Korban Erupsi Merapi Rp 1 Miliar

JUMAT, 18 OKTOBER 2013 | 14:56 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Presiden SBY memberikan bantuan sebesar Rp 1 miliar kepada warga korban erupsi Merapi di Desa Kepuharjo, Pagarjurang, Cangkringan, Sleman, Jumat siang (18/10).

"Saya berikan bantuan sebesar Rp 1 miliar untuk dipergunakan mensejahterakan masyarakat," kata SBY yang didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono saat bersilaturahmi dengan warga.

Kepala Negara ini juga melihat secara langsung hasil pembangunan masyarakat beserta tempat tinggal, sarana dan prasarana lainnya yang dibangun pasca bencana pada 2010 lalu.


Bantuan uang Rp 1 miliar tersebut, kata Bupati Sleman Sri Purnomo, selain untuk warga Hunian Tetap Pagerjuang, juga akan dibagikan kepada  warga korban erupsi Merapi yang berada di 17 titik yang tersebar di sekitar lereng Merapi.

Presiden SBY kepada warga mengatakan, dana tersebut untuk membantu mengelola perekonomian masyarakat. "Kalau bantuannya terlambat datang, boleh sms saya," pesan Presiden SBY.

Dalam kesempatan itu SBY mengingatkan, saat terjadi bencana dan pasca bencana, pemerintah semua melakukan tindakan tanggap darurat untuk mencegah bertambahnya korban jiwa, lalu dilanjutkan dengan kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi,.

Huntap Pagerjuang merupakan kawasan relokasi warga korban erupsi Merapi pada 2010 lalu. Saat itu banyak warga kehilangan tempat tinggal dan harta bendanya, termasuk korban jiwa yang cukup banyak.

SBY berharap, pada saatnya nanti tidak ada lagi warga yang tinggal di kawasan rawan bencana. Presiden mengajak seluruh pihak untuk terus menyosialisasikan kemungkinan-kemungkinan terburuk tinggal di kawasan bencana Merapi.

Seperti dikutip dari laman resmi setkab.go.id, Presiden juga mengajak masyarakat untuk belajar memahami tanda-tanda dan peristiwa alam, termasuk Gunung Merapi. Ia menyebutkan, erupsi Merapi tahun 2010 lalu masih menyisakan kenangan buruk.

"Kita harus belajar dari peristiwa Gunung Merapi. Kalau tidak belajar, kita tidak akan pernah mampu mengatasi keadaan di luar jangkauan kita," tandas SBY. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya