Berita

Sabam Sirait

Wawancara

WAWANCARA

Sabam Sirait: Masak Menang Pemilu Menjadi Oposisi Terus...

JUMAT, 18 OKTOBER 2013 | 10:30 WIB

Sampai saat ini masih menjadi teka teki siapa yang akan maju dalam Pilpres 2014 dari PDI Perjuangan. Apakah Megawati Soekarnoputri-Jokowi, atau Jokowi-Puan Maharani, atau Jokowi-Prananda Prabowo.

Menanggapi hal itu, politisi senior PDI Perjuangan Sabam Si­rait mengatakan, semua itu ter­gantung hasil pemilu legislatif dan terserah Ketua Umum PDI Per­juangan Megawati Soe­kar­noputri.

“Lihat saja nanti putusan Bu Me­ga. Tentunya beliau akan me­­­li­hat situasi riil di masya­ra­kat,” kata Sabam Sirait kepa­da Rakyat Merdeka, di Jakarta, kemarin.


 Berikut kutipan selengkapnya:

Kalau pilihannya Puan atau Prananda, siapa yang paling berpeluang?
Mengenai hal yang tinggi-ting­gi seperti itu, saya belum bisa mem­berikan komentar.Kalau yang biasa-biasa saja, mungkin bisa.

Yang biasa itu apa?
Semua tentu sesuai keputusan kongres yang menyerahkan kepa­da Bu Mega untuk menentukan siapa capres dari PDI Perjuangan.  Bisa dirinya atau orang lain.

Lebih condongnya ke mana?
Saya tidak tahu. Tanya Bu Mega, he-he-he. Yang jelas saya menghargai pendapat masyarakat mengenai keinginan rakyat agar PDI Perjuangan menjadi partai penguasa.
 
Sudah bosan jadi oposisi?
Masak kalau memang pemilu masih jadi oposisi terus. Saya kira sudah cukup 10 tahun jadi oposisi.

Apa kriteria menjadi Presi­den  ke depan?  
Pokoknya presiden ke depan harus bisa mengurus rakyat Indo­nesia secara keseluruhan.

Apa masalah fisik calon diperhatikan?
Kalau menilai fisik tidak rele­van. Itu kan bukan didasarkan ke­mampuan.

Apa  para senior selalu beri­kan masukan ke pimpinan PDI Perjuangan mengenai capres?
Tidak selalu kita sampaikan figur orang. Tapi kami sampaikan kriteria. Saya tidak ahli majukan sosok.
 
O ya, apa pendapat Anda mengenai politik dinasti?
Saya belum mengerti apa yang dimaksud politik dinasti.

Apa tidak boleh, kalau ba­paknya per­nah jadi presiden, lalu anaknya tidak boleh menjadi presiden.

Menurut saya, kalau beren­cana membuat politik dinasti ten­tu tidak baik. Apalagi me­ngum­­pulkan kekuatan untuk ke­kuasaan dengan cara tidak be­nar. Misal­nya, menggunakan uang korupsi.
 
Apa perlu diatur dalam un­dang-undang?
Ya. Kalau perlu diatur saja de­ngan undang-undang tentang ca­lon DPR, kepala daerah atau pre­siden. Agar jelas apa yang boleh dan tidak boleh. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya