Berita

Pertahanan

Sutarman Dapat Nilai Cum Laude

KAMIS, 17 OKTOBER 2013 | 22:30 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Komisi III DPR akan menyetujui Komjen Sutarman menjadi Kepala Polri yang baru menggantikan Jenderal Timur Pradopo.

"Dalam hal pencalonan Kapolri, kami menyetujuinya. Kami tidak menolak. Sebab, dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan anggota Komisi III barusan, Pak Sutarman mengutarakannya cukup lugas, apa adanya," kata anggota Komisi III DPR, Martin Hutabarat, kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Kamis, 17/10).

Melihat Sutarman yang tidak terkesan menutupi sesuatu, Martin pun menilai ada niat Kepala Bareskrim itu untuk memperbaiki insitusi Polri di waktu mendatang agar lebih dipercaya dan dihormati masyarakat. Begitu juga dia menjanjikan hubungan Polri dengan KPK lebih baik dalam pemberantasan korupsi.


"Salah satu jawabannya yang menggembirakan adalah ketika kami tanya,  ternyata Sutarman sama sekali tidak tahu gerakan oknum-oknum yang pernah mencoba mengepung gedung KPK terkait kasus Simulator SIM tahun lalu," ujar politisi Gerindra ini.

Artinya, Komisi III percaya bahwa bukan Sutarman yang memberi perintah melakukan pengepungan KPK.

"Saya memberi nilai cum laude pada Sutarman dalam memaparkan pandangannya mengenai Polri di masa datang, dalam menjawab pertanyaan-pertayaan tadi," ujarnya.

"Sebentar lagi kami akan ambil keputusan. Saya lihat semua fraksi akan setuju," tandasnya.[dem]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya