Berita

Petinggi Gerindra: Bunda Putri Orang Dekat SBY Gosip Murahan

SABTU, 12 OKTOBER 2013 | 00:41 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Isu sesosok perempuan bernama beken Bunda Putri yang digosipkan kedekatannya dengan Presiden SBY laris manis jadi obrolan publik, tapi tak begitu saja dipercaya semua orang.

Bahkan, anggota Komisi III DPR Martin Hutabarat menyebut, rumor yang berasal dari mulut mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq itu sebagai gosip murahan. Menurutnya, dapat dipahami mengapa Presiden SBY begitu emosional mendengar namanya dikaitkan dengan Bunda Putri.

"Keterangan Lutfhi memang menarik disimak. Dia mengenal dan mempercayai Bunda Putri sebagai orang dekat Presiden SBY adalah dari Ustadz Hilmi (ketua majelis syura PKS). Seorang yang sangat dihormati Lutfhi dan dituruti kata-katanya di internal PKS selama ini," kata Martin, beberapa saat lalu.


Namun, menurut anggota Dewan Pembina Partai Gerindra ini, mempercayai omongan Ustadz Hilmi begitu saja tanpa pernah berusaha mengecek kebenarannya adalah suatu sikap yang fatal dari Lutfhi Hasan. Sikap yang tidak semestinya dimiliki seorang Presiden partai yang tergolong besar.

Apalagi Lutfhi Hasan tidak hanya mempercayai ucapan Ustadz Hilmi itu, tapi juga turut latah menyampaikannya di persidangan sehingga membuat Presiden serasa tersengat dan merasa dilecehkan karena terkesan memiliki orang dekat seperti Bunda Putri yang bisa tahu dan berpengaruh terhadap reshufle kabinet.

"Kalau mendengar penjelasan Presiden bahwa Bunda Putri ini sama sekali tidak pernah dikenalnya, akhirnya membuat orang berkesimpulan bahwa Bunda Putri ini hanyalah gosip murahan," tandas Martin.[dem]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya