Berita

Dunia

ASEAN Plus Three Bangun Cadangan Beras Bersama

KAMIS, 10 OKTOBER 2013 | 16:18 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama sembilan pemimpin negara ASEAN menuntaskan dialog dengan tiga negara dalam KTT ke-16 ASEAN Plus Three di Sepakat Room, International Convention Centre (ICC), Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam.

Ketiga mitra dialog tersebut adalah PM Jepang Shinzo Abe, PM Republik Rakyat China (RRC) Li Keqiang, dan Presiden Republik Korea Selatan Park Geun-hye.

Dikutip dari website resmi Presiden RI, tuan rumah Pertemuan ASEAN 2013 Sultan Brunei Hassanal Bolkiah,menyampaikan harapannya agar ada peningkatan kerjasama ASEAN dengan tiga mitra dialognya tersebut, termasuk dalam bidang ketahanan pangan dengan membangun cadangan beras bersama untuk situasi darurat.


"Area lainnya yang telah mengalami sejumlah kemajuan (dalam kerja sama ASEAN+3) adalah ketahanan pangan. Baik pula bagi kita bila memperkuat dengan Emergency Rice Reserve," ujar Sultan Hassanal Bolkiah.

ASEAN Plus Three merupakan forum kerja sama antara negara anggota ASEAN dengan tiga negara di kawasan Asia Timur, yakni Jepang, RRC, dan Korea Selatan. Forum ini lahir di tengah krisis keuangan Asia tahun 1997. Dampak negatif krisis yang dirasakan mendorong negara-negara di kawasan Asia untuk menjalin kerjasama.

Saat ini, negara yang tergabung dalam ASEAN Plus Three menyumbang 20 persen PDB dunia, 31 persen nilai ekspor dan impor dunia, dan 40 persen tingkat pertumbuhan ekonomi dunia. Fakta-fakta tersebut menunjukkan kerjasama melalui ASEAN Plus Three berjalan dengan sangat baik. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya