Berita

Humor Politik

Hasyim Djojohadikusumo Klaim Ragunan di Tangannya Alami Kemajuan

SELASA, 08 OKTOBER 2013 | 16:19 WIB | LAPORAN:

Ketua Dewan Pengawas Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Hasyim Djojohadikusumo klaim bahwa sejak Pemprov DKI mengangkatnya sebagai dewan pengawas kebun binatang ini telah mengalami banyak kemajuan. Kendati saat ini masih banyak kekurangan, Hasyim meminta agar masyarakat dapat menilai perubahan yang dialami Ragunan sekarang secara objektif.

"Ada beberapa masalah, tapi saya kira waktu saya datang ke sini tidak seburuk sejelek itu lah, sudah mendingan," ujar Hasyim di Ragunan, Selasa (8/10).

Salah satu yang dicontohkan oleh Hasyim adalah meningkatnya mutu air telaga seluas 6,8 hektar yang umumnya dikonsumsi oleh hewan di Ragunan. Menurutnya selama ini air tersebut sudah tercemar dan minus oksigen namun masih dikonsumsi oleh hewan-hewan disana.


"Mutu air di telaga yang luasnya 6.8 hektar. Terus air yang dipakai harimau dan beruang madu itu berasal dari kali sungai yang sudah jelek tercemar dan tidak ada oksigen bersih jelas sudah tidak memadai. Harus kita peraiki, itu program yang harus kita kerjakan dan benahi," ujarnya.

Terkait dana suntikan Rp 400 miliar hingga Rp 500 miliar yang dijanjikan oleh Pemprov DKI, Hasyim tidak mau berkomentar panjang. Menurutnya, dibutuhkan kajian yang lebih jauh apakah anggaran tersebut terlalu banyak atau bahkan terlalu sedikit.

"Kita harus minta hati-hati untuk bagaimana cara terbaik untuk menjernihkan air bagaimana. Kalau kami merasakan terlalu besar. Terlalu banyak kalau memang belum siap yah tahun berikutnya," ujar adik Prabowo Subianto ini.[wid]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya