Berita

RAY RANGKUTI/NET

Hukum

KERJASAMA LEMSANEG-KPU

Lima: Tidak Ada Sejarahnya Tentara Masuk KPU

MINGGU, 06 OKTOBER 2013 | 15:45 WIB | LAPORAN:

Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima) menyayangkan kewenangan besar yang dimiliki Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) yang digandeng Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk penanganan IT pemilu.

Menurut Direktur Ekesekutif Lima Ray Rangkuti, dalam nota kesepahaman (MoU) kerjasama itu, Lemsaneg memiliki hak untuk menambah atau mengurangi orang yang akan membantunya dalam mengamankan data KPU.

"Sesungguhnya Lemsaneg sudah mengambil alih kerja-kerja IT KPU secara total. Lemsaneg berhak menambah dan memecat orang, siapapun orangnya. Kita khawatir nanti malah ada anggota KPU yang dipecat," kata Ray dalam jumpa pers Masyarakat Sipil Menolak Militer dalam Pemilu di Kedai Kopi Deli, Menteng, Jakarta, Minggu (6/10).


Ray khawatir jika kinerja KPU nantinya justru dikontrol oleh fungsi intelijen yang dimiliki Lemsaneg. Akibatnya, KPU ditengarai tidak dapat bekerja secara independen dan profesional dalam menyelenggarakan Pemilu 2014

"Lemsaneg jelas hubungannya dengan intelijen. Persoalannya adalah kalau KPU diawasi oleh intelijen maka sudah selesai bangsa ini. Tidak ada jaminan keyakinan bahwa Lemsaneg bisa dipercaya, dan tidak ada sejarahnya tentara masuk ke dalam KPU," jelasnya. [ian]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Menag Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Peserta Zikir dan Doa Kebangsaan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:09

Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Puluhan Ribu Umat Mulai Padati Kawasan Monas

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:48

Poros Tengah NU: Jalan Pemersatu, Menjaga Marwah, dan Kedaulatan Jam’iyah

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:50

Tim 9 Geledah Rumah Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:47

Tak Sekadar Bendungan, Menteri Dody Punya Rencana Matang Tangkal Kekeringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:23

Azis Husaini Resmi Menjadi Nahkoda Baru RMOL.ID, Media Ekonomi dan Politik

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:43

Brigade Pangan KAMMI Bersambut Sambas Dukung PM-AAS

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:29

Warga Kupang: Terima Kasih Pak Jokowi!

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:49

Korupsi Masih jadi Tantangan Terbesar Demokrasi Indonesia

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:07

Garuda Indonesia Pertahankan Kendali GMF di Tengah Kuasi Reorganisasi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:56

Selengkapnya