Berita

ADHIE M MASSARDI/NET

Hukum

Kasihan Bangsa Ini, Jika Skandal Korupsi Dipakai untuk Melibas Lawan Politik

MINGGU, 06 OKTOBER 2013 | 12:34 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dituntut agar lebih berani bersikap jujur terutama menyangkut jejak penyuapan dalam Pilkada Gubernur Bali dan Jawa Timur sebagaimana terungkap melalui sejumlah dokumen yang disita di ruang ketua Mahkamah Konstitusi, Akil Mochtar.

"Kalau memang sudah terkonfirmasi, harus segera dibuka ke publik. Jangan hanya karena kebetulan skandal ini melibatkan orang-orang dari partai penguasa (Demokrat), KPK jadi sungkan," kata koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie M Massardi melalui rilis elektronik kepada wartawan di Jakarta, siang ini (Minggu 6/10).

"Jangan sampai kasus ini bernasib seperti kasus-kasus korupsi lain, hanya heboh di pekan-pekan awal, tapi kemudian sunyi.  Seperti skandal Century, pajak Gayus Tambunan, Hambalang, impor daging sapi, dan simulator SIM," imbuhnya.


Adhie mencermati dalam kasus-kasus besar itu, KPK terkesan bingung ketika sudah tinggal selangkah ke ujung masalah. Makanya, dalam skandal suap di MK yang semuanya menyangkut proses demokrasi (Pilkada), inisiator Gerakan Masyarakat Sipil untuk Pemilu Bersih ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengawal dan membeking KPK sekuat tenaga.
 
"Kasihan bangsa ini, kalau skandal korupsi hanya dipakai untuk melibas lawan-lawan politik. Setelah tujuan (politik) tercapai, seperti melengserkan Anas Urbaningrum dari orang No 1 di Partai Demokrat, urusan dianggap selesai. Padahal gegeran awalnya sudah menghancurkan mental seluruh rakyat Indonesia," pungkas Adhie.[wid]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Menag Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Peserta Zikir dan Doa Kebangsaan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:09

Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Puluhan Ribu Umat Mulai Padati Kawasan Monas

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:48

Poros Tengah NU: Jalan Pemersatu, Menjaga Marwah, dan Kedaulatan Jam’iyah

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:50

Tim 9 Geledah Rumah Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:47

Tak Sekadar Bendungan, Menteri Dody Punya Rencana Matang Tangkal Kekeringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:23

Azis Husaini Resmi Menjadi Nahkoda Baru RMOL.ID, Media Ekonomi dan Politik

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:43

Brigade Pangan KAMMI Bersambut Sambas Dukung PM-AAS

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:29

Warga Kupang: Terima Kasih Pak Jokowi!

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:49

Korupsi Masih jadi Tantangan Terbesar Demokrasi Indonesia

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:07

Garuda Indonesia Pertahankan Kendali GMF di Tengah Kuasi Reorganisasi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:56

Selengkapnya