Berita

anas al libi/net

Dunia

Anas Ditangkap Pasukan Khusus AS di Libya

MINGGU, 06 OKTOBER 2013 | 11:19 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Setelah lebih dari satu dekade menjadi buronan Amerika Serikat, Anas akhirnya berhasil ditangkap di Tripoli, Libya, Sabtu (5/10).

Anas yang bernama lengkap Anas al Libi ini merupakan salah seorang pemimpin al Qaeda. Ia diduga merupakan salah satu otak pengeboman kedutaan AS pada 1998 di Kenya dan Tanzania, yang menewaskan setidaknya 220 orang.

Pejebat resmi pemerintah AS mengatakan, Anas ditangkap oleh pasukan khusus AS yang tengah melakukan dua serangan terpisah kepada sejumlah tokoh senior kelompok Islam militan di Afrika. Satu serangan lain dilakukan di bagian selatan Somalia, dengan pimpinan al Shabab sebagai targetnya. Tetapi, serangan itu gagal.


Pria berusia 49 tahun itu ditangkap setelah AS mendapat laporan mengenai keberadaannya dari pemerintah Libya. Saksi mata mengatakan, Anas ditangkap saat tengah memarkir mobil di rumah. Tiba-tiba tiga kendaraan mengepung dan memecahkan jendela mobil Anas.

"Senjata Anas diamankan sebelum akhirnya dia dibawa pergi," tutur saksi mata yang juga saudara Anas, Nabih sebagaimana dikutip AP (Minggu, 6/10).

Anas yang bernama asli Nazih Abdul Hamed al Ruqai masuk dalam daftar orang paling dicari FBI selama lebih dari satu dekade. Imbalan sebesar 5 juta dolar AS telah disiapkan bagi siapa saja yang mampu membawa kepalanya kepada FBI. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya