Berita

martin hutabarat/net

Martin: Sebaiknya KPK Tawarkan Status "Whistle Blower" untuk Akil Mochtar

SABTU, 05 OKTOBER 2013 | 20:03 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Komisi Pemberantasan Korupsi sebaiknya menawarkan status whistle blower (peniup peluit) pada Ketua Mahkamah Konstitusi non-aktif, Akil Mochtar. Hal tersebut demi kebaikan MK dan Akil Mochtar sendiri.

Karena itu, anggota Komisi III DPR, Martin Hutabarat, mengatakan, KPK harus berusaha mengajak Akil bicara hati ke hati dengan menunjukkan bagaimana dampak dari penangkapannya itu di masyarakat. Antara lain rusaknya kepercayaan rakyat terhadap MK yang selama ini  putusannya selalu dipercaya dan dihormati, serta hancurnya kredibilitas hakim-hakim MK yang sebelumnya diposisikan sebagai negarawan berintegritas tinggi.

"Kalau diajak bicara dari hati ke hati mungkin Akil Mochtar bisa tergerak hatinya untuk bicara jujur, membongkar mafia perkara yang ada di MK selama ini," tutur Martin kepada Rakyat Merdeka Online, malam ini, (Sabt, 5/10).


Mungkin juga, dengan menjadi whistle blower dapat menolong nama baik keluarga Akil Mochtar yang sangat menderita akibat kasus ini.  Keterusterangan Akil untuk membuka semuanya, termasuk siapa-siapa Hakim MK lain yang terlibat dalam sindikat ini mungkin masih bisa sedikit menolong kredibilitas MK di mata masyarakat.

"Kalau tidak ada terobosan dan itikad baik dari Akil Mochtar untuk melindungi nama baik institusi MK ini, pasti akan membutuhkan waktu lama bagi MK untuk dapat memulihkan kewibawaannya," tutupnya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya