Berita

presiden sby/net

Hukum

Siang Ini SBY Undang Pimpinan Lembaga Negara Bahas Masa Depan MK

SABTU, 05 OKTOBER 2013 | 09:44 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Usai menghadiri Perayaan Hari Lahir TNI, nanti siang (Sabtu, 5/1) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan bertemu para pimpinan lembaga negara, yaitu Ketua MPR, DPR, Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Mahkamah Agung (MA), Komisi Yudisial (KY), dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) guna membahas masalah hukum yang terjadi di Mahkamah Konstitusi (MK).

Pertemuan itu digagas Presiden menyusul operasi penangkapan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Ketua MK, Akil Mochtar. Dalam pertemuan itu, perwakilan lembaga MK tak diundang. Rencananya, pertemuan digelar pukul 13.00 WIB.

Lewat akun twitternya kemarin malam, SBY mengatakan, ingin mengajak para pimpinan lembaga negara tersebut untuk memikirkan masa depan MK, yang bisa menjaga tegaknya kebenaran dan keadilan.


Pertemuan dengan para pimpinan lembaga negara itu, menurut Presiden, juga akan memikirkan bagaimana MK bisa kredibel di mata rakyat, karena kepercayaan rakyat yang merosot setelah penangkapan Akil Mochtar.

"Kita ingin MK menjadi benteng konstitusi dan meluruskan kehidupan bernegara yang dinilai menyimpang. Tanggung jawabnya sangat besar," ujar Kepala Negara.

Menurut Presiden SBY, juga perlu dipikirkan bagaimana persyaratan dan mekanisme pemilihan Hakim Konstitusi. Kalau perlu, hal itu diatur dalam Undang-undang.

Dikutip dari setkab.go.id, Presiden SBY pun menilai, penangkapan Ketua MK oleh KPK adalah tragedi politik yang mencoreng nama negara Indonesia.

"Kita memiliki dua institusi yang kuat yaitu MK dan KPK. Harapan rakyat amat tinggi, sepatutnya kepercayaan rakyat tidak dicederai," tegas SBY. [ald]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Menag Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Peserta Zikir dan Doa Kebangsaan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:09

Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Puluhan Ribu Umat Mulai Padati Kawasan Monas

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:48

Poros Tengah NU: Jalan Pemersatu, Menjaga Marwah, dan Kedaulatan Jam’iyah

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:50

Tim 9 Geledah Rumah Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:47

Tak Sekadar Bendungan, Menteri Dody Punya Rencana Matang Tangkal Kekeringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:23

Azis Husaini Resmi Menjadi Nahkoda Baru RMOL.ID, Media Ekonomi dan Politik

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:43

Brigade Pangan KAMMI Bersambut Sambas Dukung PM-AAS

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:29

Warga Kupang: Terima Kasih Pak Jokowi!

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:49

Korupsi Masih jadi Tantangan Terbesar Demokrasi Indonesia

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:07

Garuda Indonesia Pertahankan Kendali GMF di Tengah Kuasi Reorganisasi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:56

Selengkapnya