Berita

Hukum

AS Hikam Tidak Sreg Mahfud MD Perkuat Majelis Kehormatan MK

JUMAT, 04 OKTOBER 2013 | 21:58 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pengamat politik AS Hikam merasa tidak sreg dengan keberadaan Mahfud MD di Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi.

Dari sisi kapasitas dan pengalaman, mantan Ketua MK itu tak bisa dibantah kualifikasinya. Demikian juga dengan moral standing Mahfud yang tak diragukan lagi. Masalahnya, kata Hikam, Mahfud adalah politisi yang kini sedang mencalonkan diri sebagai capres/cawapres.

"Keberadaan MMD (Mahfud MD) justru akan menciptakan spekulasi apakah ada konflik kepentingan dan kemungkinan politisasi dari dirinya," tulis Hikam  di akun Facebook pribadinya, Jumat (4/9).


Dikatakan doktor politik lulusan Hawai University itu, Majelis Kehormatan MK dibentuk untuk menangani kasus yang berprofil tinggi (high profile case), yang akan disaksikan oleh seluruh bangsa dan internasional. Majelis yang dibentuk hari ini harus 'beyond politics', sehingga sekecil apapun hadirnya orang politik akan mencemarinya.

"Kalau memang diperlukan seorang mantan Ketua MK yang independen dari politik, saya kira Prof. Jimly Asshiddiqie akan lebih tepat. Atau cari saja Hakim Agung dari MK atau figur senior dari KY," kata Hikam.

"MMD pun mestinya menolak penunjukan ini. Bukan malah mengkapitalisasinya," katanya lagi. [dem]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Menag Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Peserta Zikir dan Doa Kebangsaan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:09

Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Puluhan Ribu Umat Mulai Padati Kawasan Monas

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:48

Poros Tengah NU: Jalan Pemersatu, Menjaga Marwah, dan Kedaulatan Jam’iyah

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:50

Tim 9 Geledah Rumah Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:47

Tak Sekadar Bendungan, Menteri Dody Punya Rencana Matang Tangkal Kekeringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:23

Azis Husaini Resmi Menjadi Nahkoda Baru RMOL.ID, Media Ekonomi dan Politik

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:43

Brigade Pangan KAMMI Bersambut Sambas Dukung PM-AAS

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:29

Warga Kupang: Terima Kasih Pak Jokowi!

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:49

Korupsi Masih jadi Tantangan Terbesar Demokrasi Indonesia

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:07

Garuda Indonesia Pertahankan Kendali GMF di Tengah Kuasi Reorganisasi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:56

Selengkapnya