Berita

Politik

Kadin Fokus Revitalisasi dan Pertegas Keberpihakan

JUMAT, 04 OKTOBER 2013 | 16:18 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia selama ini kurang bisa menjalankan fungsinya. Organisasi para pengusaha itu hanya menjadi alat bagi pengurus untuk memperoleh proyek pemerintah.

Untuk itu, harus dilakukan revitalisasi Kadin dengan garis keperpihakan yang jelas. Yakni, keberpihakan pada penguatan ekonomi nasional, ekonomi daerah, usaha kecil dan menengah.

Begitu disampaikan Ketua Umum Kadin yang baru, DR. Rizal Ramli di acara Konferensi Pers di Hotel Marriot, Jakarta, Jumat (4/10). Rizal Ramli dipilih secara aklamasi oleh 23  Kadin Daerah dan 20 asosiasi, sebagai Ketua Umum Kadin dalam Rapat Pimpinan Nasional di Bali, Sabtu (28/9) pekan lalu.


"Keberpihakan harus ditunjukan dalam kebijakan dan program yang terus diperjuangkan oleh Kadin. Kebijakan industri, perdagangan, kredit dan perbankan, perpajakan harus mendukung revitalisasi dan keberpihakan Kadin," tegas Rizal dalam konferensi pers yang dihadiri oleh DPP Kadin, Dewan Pertimbangan, Dewan Penasehat, Kadinda-kadinda dan Ketua-ketua Asosiasi dari seluruh Indonesia itu.

Untuk itu, tegas Menko Ekuin era Pemerintahan Abdurrahman Wahid itu, Kadin akan memperjuangkan perubahan struktural agar ekonomi nasional semakin kuat, bernilai tambah tinggi dan semakin mandiri. Bukan hanya jadi pasar dan sumber bahan mentah untuk perusahan MNC asing atau multinational corporation.

"Kadin juga harus memperjuangkan agar desentralisasi betul-betul memperkuat ekonomi dan pengusaha daerah, bukan meningkatkan ekses-ekses negatif desentralisasi," kata Menko yang pada tahun 2000 memimpin penyusunan berbagai Peraturan Pemerintah tentang pelaksanaan desentralisasi termasuk Dana Abadi Umat.

Pada kesempatan itu Rizal Ramli juga meminta seluruh jajaran Kadin untuk fokus melakukan konsolidasi guna merapikan organisasi. Dengan demikian, pengurus Kadin bisa menyiapkan Munas Kadin pada Oktober tahun ini.

"Saya justru surprise banyak pengusaha dan kalangan profesional yang menghubungi kami minta bergabung ke Kadin. Karena itu kita fokus saja dengan konsolidasi organisasi sambil menyiapkan Munas," demikian Rizal Ramli. [dem]


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Safari Politik Jokowi Tak Pengaruhi Elektabilitas PDIP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:14

Seruan Reformasi Jilid II Bukan Aspirasi Mahasiswa

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:00

Safari Politik Jokowi cuma Demi Gibran dan Kaesang

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:41

Empat Nyawa Sudah Cukup, Setop Latsarmil SPPI

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:23

Sarasehan KPPG: Keterwakilan Perempuan 30 Persen Bukan Sekadar Kuota

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:06

Edi Hasibuan: Masyarakat Mulai Merasakan Perubahan Polri

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:03

Universitas Bakrie Tiga Besar dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:42

Pakai Dump Truk, Polisi Kawal Massa Pendukung MBG di Tuban

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:24

Jubir FAM UBK: Ada Aktor Intelektual Sengaja Rusak Citra Kampus dan Wapres

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:22

DPR Usul Kemenukbangga Jadi Penyalur BLT

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:03

Selengkapnya