Berita

Hukum

Patrialis Akbar: MK Buka Akses Seluas-luasnya ke KPK

KAMIS, 03 OKTOBER 2013 | 21:19 WIB | LAPORAN:

Mahkamah Konstitusi (MK) akan kooperatif terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk bisa mengembangkan lebih jauh kasus suap menyuap yang menjadikan Akil Mochtar sebagai tersangka.

"MK khususnya dari kesekjenan akan membuka akses bagi KPK, dan apa saja yang dibutuhkan KPK," ujar Hakim Konstitusi Patrialis Akbar di kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis. (3/10).

Patrialis menyatakan hal tersebut dalam jumpa pers bersama pimpinan KPK terkait pengumuman status tersangka Ketua MK Akil Mochtar dan lima orang lainnya terkait dua kasus suap menyuap sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah dan Kabupaten Lebak, Banten.


"Saya sudah ketemu dengan Wakil Ketua MK Hamdan Zoelva, dan delapan orang Hakim MK berkumpul membahas masalah ini. Prinsipnya kami menghormati langkah KPK," tegas Patrialis.

Patrialis tambahkan, penetapan Akil sebagai tersangka akan dijadikan pembelajaran bagi lembaganya sehingga bisa menjaga integritas.

"Ini pembelajaran yang berharga baik bagi MK, Hakim Konstitusi, Pegawai MK dan pihak-pihak yang berperkara di MK. Kami akan tetap berupaya menjaga integritas. Itu komitmen kami," demikian bekas Menteri Hukum dan HAM ini.[dem]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Menag Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Peserta Zikir dan Doa Kebangsaan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:09

Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Puluhan Ribu Umat Mulai Padati Kawasan Monas

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:48

Poros Tengah NU: Jalan Pemersatu, Menjaga Marwah, dan Kedaulatan Jam’iyah

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:50

Tim 9 Geledah Rumah Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:47

Tak Sekadar Bendungan, Menteri Dody Punya Rencana Matang Tangkal Kekeringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:23

Azis Husaini Resmi Menjadi Nahkoda Baru RMOL.ID, Media Ekonomi dan Politik

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:43

Brigade Pangan KAMMI Bersambut Sambas Dukung PM-AAS

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:29

Warga Kupang: Terima Kasih Pak Jokowi!

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:49

Korupsi Masih jadi Tantangan Terbesar Demokrasi Indonesia

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:07

Garuda Indonesia Pertahankan Kendali GMF di Tengah Kuasi Reorganisasi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:56

Selengkapnya