Berita

foto: net

Hukum

Bocah Korban Perebutan Hak Asuh Mengeluh Ditelantarkan

KAMIS, 03 OKTOBER 2013 | 20:07 WIB | LAPORAN:

Luke Xavier Keet (9), putra bungsu dari Yeane Sailan mengungkapkan fakta baru terkait kasus perebutan hak asuh anak hasil pernikahan Yeane dengan seorang WN Australia, Denis Xavier Keet. Melalui teleconference, Luke menuturkan bahwa ibunya selama ini tidak pernah melakukan kewajibannya sehingga dia lebih memilih tinggal dengan ayahnya.

"Ibu tidak pernah mengantar saya ke sekolah, tetapi bapak yang selalu mengantar saya ke sekolah. Ibu juga tak pernah mengantar saya berobat saat saya sakit. Ibu saya itu seorang pembohong," ungkap Luke dalam jumpa pers melalui teleconference, di Hotel Gran Melia, Jakarta, Kamis (3/10).

"Saya sering dipukul. Ibu tak pernah mempedulikan dan merawat saya dengan baik," sesalnya.


Yeane merasa buah hatinya direbut oleh mantan suaminya, Denis, pada September 2012 silam. Ia sudah melaporkan kasus itu ke polisi dan kasusnya ditangani oleh Resmob Polda Metro Jaya. Kasus perebutan hak asuh anak ini sempat menyeret dua nama yakni Neville Loreen dan Ahmad Nurhikayat, yang didakwa memberikan keterangan palsu sehingga Yeane terpisah dari putranya Luke Xavier Keet.

Namun, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan telah memvonis bebas Neville Loreen (54). Majelis Hakim yang dipimpin Dahmiwirda menyatakan Loreen tidak terbukti memberi keterangan palsu yang menyebabkan Yeane kehilangan hak asuh atas anaknya Luke Xavier Keet (9) seperti yang didakwakan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sidang perkara ini bermula dari persidangan pada 5 Maret 2013 lalu, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan perkara No. 178/Pid/2013/Pn.Jkt.Sel, di mana terdakwa Ahmad Nurhikayat telah mengakui perbuatannya.

Ahmad kala itu mengakui bahwa keterangannya dalam Penetapan No. 700 tertanggal 7 Agustus 2012 adalah pengakuan tidak benar alias bohong. Terdakwa juga mengakui bahwa keterangan yang diberikannya tersebut diajarkan dan diminta oleh Neville Loreen dan Denis.

Akibat kesaksian Ahmad dan Loreen pada 7 Agustus 2012, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan telah mengeluarkan Putusan Penetapan Perkara Perdata No. 700/Pdt.P/2012/ PN.Jkt.Sel, yang antara lain isinya menetapkan mencabut kuasa asuh Yeane Sailan sebagai ibu kandung dan sekaligus istri Pemohon terhadap anaknya yaitu Luke Xavier Keet.

Padahal, Yeane sendiri mengaku tidak mengetahui adanya penetapan tersebut. Penetapan tersebut kemudian dibuat akibat kesaksian palsu yang diberikan Ahmad Nurhikayat dan Neville Loreen.

Di mana dalam persidangan yang tanpa diketahui dan dihadiri oleh Yeane tersebut, kedua saksi memberi kesaksian seakan-akan sangat mengenal Yeane. Padahal Yeane tidak mengenal para saksi tersebut. Akibatnya, hingga saat ini Yeane tidak pernah bertemu sekaligus mengetahui keberadaan sang buah hati tercinta Luke Xavier Keet. [ald]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Menag Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Peserta Zikir dan Doa Kebangsaan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:09

Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Puluhan Ribu Umat Mulai Padati Kawasan Monas

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:48

Poros Tengah NU: Jalan Pemersatu, Menjaga Marwah, dan Kedaulatan Jam’iyah

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:50

Tim 9 Geledah Rumah Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:47

Tak Sekadar Bendungan, Menteri Dody Punya Rencana Matang Tangkal Kekeringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:23

Azis Husaini Resmi Menjadi Nahkoda Baru RMOL.ID, Media Ekonomi dan Politik

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:43

Brigade Pangan KAMMI Bersambut Sambas Dukung PM-AAS

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:29

Warga Kupang: Terima Kasih Pak Jokowi!

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:49

Korupsi Masih jadi Tantangan Terbesar Demokrasi Indonesia

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:07

Garuda Indonesia Pertahankan Kendali GMF di Tengah Kuasi Reorganisasi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:56

Selengkapnya