gedung MK/net
gedung MK/net
Sekjen Partai Demokrasi Pembaharuan, Didi Supriyanto mengatakan, kewenangan MK biasa hanya sebatas judicial revieu, MK katanya tidak boleh lagi diberi kewenangan memutuskan perkara pemilihan umum atau pemilukada yang rawan dengan segala macam permainan dan persoalan.
"Apalagi hakim MK hanya 9 orang, sementara perkara pilkada hampir semua berakhir di MK, sementara tugas utama didirikannya MK adalah judicial revieu UU yang bertentangan dengan konstitusi," ungkap Didi kepada Rakyat Merdeka Online, Kamis (3/10).
Populer
Senin, 27 Juli 2026 | 19:53
Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58
Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00
Senin, 27 Juli 2026 | 01:03
Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02
Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58
UPDATE
Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:09
Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:48
Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:50
Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:47
Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:23
Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:43
Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:29
Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:49
Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:07
Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:56