Berita

xi jinping/net

Politik

Presiden SBY Yakin Kemitraan Indonesia-China Akan Lebih Kuat

RABU, 02 OKTOBER 2013 | 17:21 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melakukan pertemuan dengan Presiden Republik Rakyat China, Xi Jinping, yang membicarakan peningkatan kemitraan strategis kedua negara.

"Kalau delapan tahun ini kemitraan Indonesia dan Tiongkok meningkat pesat, saya yakin 10 tahun mendatang hubungan kita akan lebih kuat lagi," ujar Presiden SBY, dalam pertemuan di Ruang Jepara, Istana Merdeka, Rabu sore (2/10).
 
"Saya berharap dalam pertemuan bilateral dan juga kegiatan besok, Indonesia-Tiongkok bisa membahas banyak hal untuk meningkatkan kerja sama dan kemitraan kita," tambah Presiden, dikutip dari presidenri.go.id.


Presiden Xi Jinping didampingi istrinya Peng Liyuan, tiba di halaman depan Istana Merdeka sekitar pukul 15.30 WIB. Xi Jinping didampingi Menlu Wang Yi, Menteri Pembangunan Nasional dan Komisi Reformasi Xu Shaoshi, Mendag Gao Hucheng, Dubes RRT untuk Indonesia Liu Jianchao beserta istri Wang Yihong, dan Deputi Menlu Liu Zhenmi.

Seusai pertemuan tatap muka, Presiden SBY dan Presiden Xi Jinping menuju Ruang Resepsi untuk menggelar pertemuan bilateral bersama delegasi kedua negara. Hari ini juga rencananya akan ditandatangani beberapa nota kesepahaman antara RI-RRC.

Dalam rilisnya pada Senin lalu (30/9), Staf Khusus Presiden bidang Hubungan Internasional Teuku Faizasyah menjelaskan, kedua kepala negara akan menyaksikan penandatanganan beberapa kesepakatan, termasuk perjanjian kerja sama pembangunan kawasan industri terpadu dan MoU kerja sama perikanan.

Selain bertemu dengan Presiden SBY, Presiden Xi Jinping juga akan bertemu Ketua MPR dan Ketua DPR, serta membuka pameran fotografi bertemakan hubungan bilateral RI-RRC. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya