Berita

Ketua Kadin: Pemerataan Pembangunan Kunci Kesejahteraan Bangsa

SELASA, 01 OKTOBER 2013 | 20:59 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pemerataan pembangunan dan keberpihakan yang jelas kepada rakyat merupakan kunci kesejahteraan bagi bangsa Indonesia.

Berbeda dengan Jepang, Cina, dan Brazil yang memiliki pertumbuhan ekonomi tinggi dan berdampak bagi perbaikan kesejahteraan rakyatnya, pertumbuhan ekonomi kita biasa saja dan tidak berdampak bagi perbaikan kesejahteraan sebagian besar rakyat.

Begitu disampaikan Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), DR. Rizal Ramli ketika jadi pembicara dalam Seminar Kebangsaan "Bakti buruh untuk Negeri dan Ibu Pertiwi Membangun Kesejahteraan Bersama" di Aula Yayasan Tenaga Kerja Indonesia, Gatot Subroto, Jakarta, Selasa(1/10).


"Penjelasan makro ekonomi yang dianggap baik, sesungguhnya lebih karena dampak dari pertumbuhan ekonomi China dan India, serta merosotnya perekonomian Amerika. Bukan karena kemampuan kita mengelola ekonomi," katanya.

Dia mengungkapkan, faktanya, saat ini ekonomi Indonesia berada dalam kondisi 'lampu kuning' akibat terjadinya quatro deficits secara bersamaan. Yaitu defisit neraca perdagangan sebesar 6 miliar dolar AS, defisit neraca pembayaran 9,8 miliar dolar AS, deficit balance of payments pada kuartal pertama 2013 sebesar 6,6 miliar dolar AS, serta defisit APBN sebesar Rp 2.100 triliun.

Menurut Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu, apabila quatro deficits ditambah dengan defisit kepercayaan tidak bisa diatasi, tak heran ekonomi Indonesia berada pada titik nadirnya di 'lampu merah'.

"Rakyat ini hanya berharap harga pangan murah. Naiknya harga BBM, lebaran, dan melemahnya rupiah mengakibatkan harga bahan pokok melonjak sehingga daya beli rakyat semakin rendah," ungkap Rizal. 

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya