Berita

Rudi Rubiandini/net

Hukum

Pengacara Rudi Rubiandini Salahkan Deputi SKK Migas

SELASA, 01 OKTOBER 2013 | 18:35 WIB | LAPORAN:

Proses tender di Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) sepenuhnya dilakukan panitia yang kerjanya di bawah Kedeputian. Mantan ‎Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini sama sekali tak mengetahui proses tender yang ditengarai sarat permainan itu.

Begitu dikatakan pengacara Rudi Rubiandini, Rusdy Akib saat dijumpai di kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (1/10).

"Kalau di zaman dia (RR), tender itu dikembalikan pada Deputi. Dulu kan tender ada di bawah BP Migas. Organisasi itu (BP Migas) dikembalikan lagi ke Deputi Organisasi sejak Februari lalu," kata dia.


Kendati begitu, dia tak menampik jika kliennya juga menerima laporan terkait pemenang tender dari panitia tender. "Pemenangnya kan (Ditentukan) panitia tender. Panitia lelang ada di bawah Deputi, itu ada panitia," kata dia.‎

Oleh karenanya, dia menegaskan bahwa kliennya sama sekali tak terlibat dalam perkara yang saat ini disangkakan. "Kecuali ada yang merugikan negara baru (ke Rudi)," terangnya kecewa.

Saat dikonfirmasi apakah Rudi turut terlibat dalam permainan atur mengatur tender saat masih menjabat deputi BPH Migas, Rusydi mengaku tak tahu. Yang jelas, kata dia, kliennya sempat menjalani operasi saat ada tender di BPH Migas pada 2010.

"Saya belum tahu. Nanti saya tanyakan," demikian Rusdy.

Sebelumnya, Kepala Divisi Komersialiasi Gas bidang Pengendalian Komersil SKK Migas nonaktif, Popi Ahmad Nafis mengaku ada permainan atur mengatur tender saat SKK Migas masih bernama BPH Migas. Pengaturan sempat diminta Trafigura, yang kala itu menjadi salah satu peserta tender. Menurut Popi, Trafigura merupakan saingan PT Kernel Oil Pte Ltd (KOPL), sejak zaman BPH Migas. Mereka bersaing dalam lelang minyak mentah dan kondensat.

Popi menjelaskan, pada proses tender tahun 2011, kedua perusahaan gagal menjadi pemenang. Bahkan, saat tender tersebut, Trafigura pernah berupaya meminta dimenangkan. "Waktu itu, September 2011, hari Jumat ada pembukaan tender Belanak di Natuna Selatan, hari senennya pembukaan tender di Duri, Riau, hari kamis sore, Pak Y (inisial) datang ketemu saya, dia bilang Pak Popi saya sudah bilang ke pak kepala, besok tolong diatur. Dia bilang tolong pihak Trafigura dimenangkan, diatur," sebutnya. [rus]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Menag Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Peserta Zikir dan Doa Kebangsaan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:09

Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Puluhan Ribu Umat Mulai Padati Kawasan Monas

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:48

Poros Tengah NU: Jalan Pemersatu, Menjaga Marwah, dan Kedaulatan Jam’iyah

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:50

Tim 9 Geledah Rumah Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:47

Tak Sekadar Bendungan, Menteri Dody Punya Rencana Matang Tangkal Kekeringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:23

Azis Husaini Resmi Menjadi Nahkoda Baru RMOL.ID, Media Ekonomi dan Politik

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:43

Brigade Pangan KAMMI Bersambut Sambas Dukung PM-AAS

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:29

Warga Kupang: Terima Kasih Pak Jokowi!

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:49

Korupsi Masih jadi Tantangan Terbesar Demokrasi Indonesia

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:07

Garuda Indonesia Pertahankan Kendali GMF di Tengah Kuasi Reorganisasi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:56

Selengkapnya