Berita

ilustrasi/net

Hukum

Napi Yang Tewas di Lapas Harus Diaotopsi

SELASA, 01 OKTOBER 2013 | 14:47 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sesuai dengan Undang Undang 12/1995 tentang Pemasyarakatan serta peraturan  pelaksanaan, setiap napi berhak memperoleh pelayanan kesehatan yang layak. Namun UU tersebut, hingga kini belum terlaksana dengan baik.

Kriminolog Universitas Indonesia (UI) Mulyana W Kusumah mengatakan, sejauh ini kondisi dan fasilitas pelayanan medik di Rutan atau Lapas amat terbatas. Para dokter dan paramedik mengabdi dengan imbalan kecil dan fasilitas tidakj memadai.

Jelas dia, dana untuk fasilitas dan kesejahteraan tenaga medik dan paramedik di klinik Rutan serta Lapas harus ditingkatkan. Bila ada kematian di Lapas diduga karena sebab tidak wajar, harus ada autopsi untuk membuktikan ada tidaknya tindak pidana terhadap napi.


Mulyana juga meminta, pembinaan dan perlakuan terhadap napi juga harus memenuhi ketentuan internasional yang diatur dalam Standard Minimum Rules for Prisoners (Standar Aturan Minimum untuk Terpidana).

"Kematian di dalam Lapas, akhir-akhir ini memang sering terjadi. Di Lapas Narkotika Cipinang Jakarta, awal bulan September saja, ada 3 napi meninggal. Tanggal 1, tanggal 3 (saksi kunci Freddy Budiman), dan tanggal 4 September," ujar Mulyana.

Termasuk meninggalnya Benget Situmorang, napi kasus mutilasi isteri sekitar pukul 23.05 WIB, Senin malam (30/9), di Rutan Cipinang. "Ini memperpanjang daftar kematian di penjara," tegas mantan Komisioner KPU pusat itu. [rus]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Menag Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Peserta Zikir dan Doa Kebangsaan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:09

Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Puluhan Ribu Umat Mulai Padati Kawasan Monas

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:48

Poros Tengah NU: Jalan Pemersatu, Menjaga Marwah, dan Kedaulatan Jam’iyah

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:50

Tim 9 Geledah Rumah Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:47

Tak Sekadar Bendungan, Menteri Dody Punya Rencana Matang Tangkal Kekeringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:23

Azis Husaini Resmi Menjadi Nahkoda Baru RMOL.ID, Media Ekonomi dan Politik

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:43

Brigade Pangan KAMMI Bersambut Sambas Dukung PM-AAS

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:29

Warga Kupang: Terima Kasih Pak Jokowi!

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:49

Korupsi Masih jadi Tantangan Terbesar Demokrasi Indonesia

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:07

Garuda Indonesia Pertahankan Kendali GMF di Tengah Kuasi Reorganisasi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:56

Selengkapnya