foto: net
foto: net
"Mengadili, majelis hakim memutuskan menolak seluruh nota keberatan (eksepsi) dari tim penasihat hukum terdakwa Budi Susanto. Menyatakan surat dakwaan penuntut umum sah dan dapat digunakan sebagai dasar melanjutkan perkara," kata Ketua Majelis Hakim, Amin Ismanto, saat membacakan putusan sela di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Selasa (1/10).
Menurut hakim, dakwaan yang sebelumnya disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah lengkap. Dakwaan itu juga memenuhi syarat formil dan materiil sesuai ketentuan pasal 143 ayat 2 huruf a dan b KUHAP.
Populer
Senin, 27 Juli 2026 | 19:53
Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58
Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00
Senin, 27 Juli 2026 | 01:03
Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02
Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58
UPDATE
Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:09
Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:48
Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:50
Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:47
Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:23
Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:43
Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:29
Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:49
Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:07
Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:56