Berita

Nusantara

PPS Ancam Pemilih Coblos Karsa

SENIN, 30 SEPTEMBER 2013 | 17:45 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Guna memenangi Pemilukada Jatim, pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf (Karsa) menghalalkan segala cara. Pasangan petahana nomor urut 1 itu antara lain melibatkan panitia pemungutan suara (PPS) untuk mengancam warga jika tidak mencoblos pasangan Karsa.

Saksi Baini dari Bangkalan, Jatim, yang diajukan pasangan Khofifah-Herman Sumawiredja (Berkah) menyatakan, 15 hari sebelum pencoblosan warga desa tempat tinggalnya dikumpulkan oleh petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) di sebuah mushola dekat rumahnya. Mereka diminta memilih pasangan Karsa.

Permintaan itu diiringi dengan ancaman, kalau tidak memilih maka desa tersebut tidak akan mendapat proyek pembangunan lagi.


"Memang selama ini desa saudara diberi proyek apa?" tanya Ketua Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar dalam sidang lanjutan Pilgub Jawa Timur di MK, Senin (30/9).

"Baru pembangunan jalan, pak," jawab Baini.

Saksi Berkah yang lain, Munir memberi keterangan pada Rabu sore, 28 Agustus, dia dipanggil Kepala Desa Turjen. Munir diminta bantuan untuk menyebarkan undangan kepada warga desa untuk mencoblos pada keesokan harinya Kamis, 29 Agustus. Dia mengaku tidak menghitung jumlah undangan yang diterima dari kepala desanya.  Namun sampai keesokan harinya, di tangannya masih tersisa 50 lembar undangan.

"Sisa undangan itu saya kembalikan ke Kades. Namun oleh Kades undangan tersebut ditukar dengan 50 lembar surat suara, dengan pesan agar dicoblos pada pasangan nomor urut 1, yaitu Karsa. Saya pun mencoblos nomor 1 karena dijanjikan akan diajak keliling ziarah wali songo," ungkap Munir.[dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Safari Politik Jokowi Tak Pengaruhi Elektabilitas PDIP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:14

Seruan Reformasi Jilid II Bukan Aspirasi Mahasiswa

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:00

Safari Politik Jokowi cuma Demi Gibran dan Kaesang

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:41

Empat Nyawa Sudah Cukup, Setop Latsarmil SPPI

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:23

Sarasehan KPPG: Keterwakilan Perempuan 30 Persen Bukan Sekadar Kuota

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:06

Edi Hasibuan: Masyarakat Mulai Merasakan Perubahan Polri

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:03

Universitas Bakrie Tiga Besar dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:42

Pakai Dump Truk, Polisi Kawal Massa Pendukung MBG di Tuban

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:24

Jubir FAM UBK: Ada Aktor Intelektual Sengaja Rusak Citra Kampus dan Wapres

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:22

DPR Usul Kemenukbangga Jadi Penyalur BLT

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:03

Selengkapnya