Berita

spanduk penolakan/net

Hukum

Jemaat Filadelfia Tidak Mau Peruncing Konflik

SENIN, 30 SEPTEMBER 2013 | 17:40 WIB | LAPORAN:

Jemaat HKBP Filadelfia, Desa Jejalen Jaya, Tambun Utara, Bekasi tidak pernah ingin memperuncing masalah dengan penduduk di sekitar rumah ibadah mereka yang menolak keberadaan gereja. Jemaat juga tidak mau berkonflik dengan pemerintah Kabupaten Bekasi dengan terus memaksa menggelar ibadah di gedung gereja.

Demikian disampaikan pimpinan jemaat HKBP Filadelfia, Pendeta Palti Panjaitan, kepada Rakyat Merdeka Online, saat ditemui di ruang Fraksi PDI Perjuangan, Gedung DPR, Jakarta, Senin (30/9).

Dengan mengadukan kasus yang sudah bertahun-tahun itu ke DPR, Pendeta Palti Panjaitan berharap ada dorongan kepada pemerintah dan masyarakat luas untuk memberi kesempatan bagi penganut keyakinan minoritas melaksanakan ibadahnya dengan tenang.


"DPR itu kan pembuat undang-undang. Kita sudah dijamin oleh UUD 45 untuk memeluk keyakinan. Kita harap mereka sebagai badan legislatif mendesak pemerintah untuk tunduk pada amanat konstitusi," ucap Palti.

Putusan pengadilan sebetulnya telah memerintahkan Bupati Bekasi memberikan izin membangun rumah ibadah bagi jemaat HKBP. Namun, Bupati Bekasi tetap tak mau mematuhi putusan hukum tersebut.

Putusan Pengadilan yang dimaksudkan adalah putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung Nomor: 42/G/2010/PTUN-BDG, tanggal 2 September 2010 Jo Putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT.TUN) Jakarta No.255/B/2010/PT.TUN.JKT, tanggal 30 Maret 2011.

Jemaat pun sudah melaporkan kriminalisasi oleh Polres Bekasi yang menimpa pimpinan jemaat Pdt. Palti Panjaitan, yang sebenarnya adalah korban kekerasan massa intoleran, kepada Menko Polhukam Djoko Suyanto [ald]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Menag Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Peserta Zikir dan Doa Kebangsaan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:09

Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Puluhan Ribu Umat Mulai Padati Kawasan Monas

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:48

Poros Tengah NU: Jalan Pemersatu, Menjaga Marwah, dan Kedaulatan Jam’iyah

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:50

Tim 9 Geledah Rumah Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:47

Tak Sekadar Bendungan, Menteri Dody Punya Rencana Matang Tangkal Kekeringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:23

Azis Husaini Resmi Menjadi Nahkoda Baru RMOL.ID, Media Ekonomi dan Politik

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:43

Brigade Pangan KAMMI Bersambut Sambas Dukung PM-AAS

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:29

Warga Kupang: Terima Kasih Pak Jokowi!

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:49

Korupsi Masih jadi Tantangan Terbesar Demokrasi Indonesia

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:07

Garuda Indonesia Pertahankan Kendali GMF di Tengah Kuasi Reorganisasi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:56

Selengkapnya