Berita

foto: net

Hukum

Pengacara Robert: Bank Mutiara Harus Bayar Nasabah Antaboga

SENIN, 30 SEPTEMBER 2013 | 16:21 WIB | LAPORAN:

Pengacara Mantan Direktur Utama PT Century Mega Investindo (PT CMI) Robert Tantular, Andi F Simangunsong mengaku kecewa dengan pernyataan yang diberikan oleh pihak Bank Mutiara bahwa Robert Tantular adalah orang yang bertanggung jawab untuk membayar uang nasabah PT Antaboga Delta Sekuritas.

Menurutnya, meskipun tidak suka ataupun setuju dengan putusan tersebut, Bank Mutiara harus mematuhi putusan yang diberikan oleh Mahkamah Agung.

"Kita menyesalkan pernyataan dari pihak Bank Mutiara bahwa harusnya pak Robert yang bertanggung jawab untuk membayar biaya dari pihak Antaboga. Kita perlu sampaikan kalau sudah ada keputusan pengadilan maka harus dipatuhui," ujar Andi saat menemani kliennya untuk jalani pemeriksaan, di Gedung KPK, Jakarta (30/9).


"Suka atau tidak suka, itu wajib dipatuhi oleh siapapun juga, baik itu Bank Mutiara atau pun KPK sendiri," tambahnya.

Kuasa hukum Bank Mutiara, Mahendradata menyambangi gedung KPK beberapa waktu lalu untuk berkonsultasi dengan pimpinan KPK terkait putusan MA yang menolak pengajuan kasasi oleh pihak Bank Mutiara, dimana dalam putusan pengadilan negeri Surakarta dan Pengadilan Tinggi Semarang, memenangkan gugatan 27 nasabah investor Antaboga yang meminta Bank Mutiara, membayarkan uang reksadana Antaboga yang dibeli Bank Century Surakarta.

Tujuan dari konsultasi tersebut adalah untuk menanyakan apakah pembayaran dana tersebut termasuk salah satu tindakan melawan hukum atau tidak, karena diketahui sebagian besar dana Bank Mutiara adalah berasal dari dana bailout Bank Century.

Menurut Andi, Antaboga adalah institusi yang terpisah dari Bank Century dan Bank Mutiara. Tidak ada satu nasabah pun yang pernah menyatakan dia mengenal Robert Tantular.

"Pak Robert tak pernah ada kaitannya dengan Antaboga, bahkan karyawan Antaboga sendiri di persidangan mengatakan pak Robert tidak ada apa-apaanya di Antaboga bukan pimpinan bukan pemilik," jelas Andi. [rus]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Menag Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Peserta Zikir dan Doa Kebangsaan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:09

Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Puluhan Ribu Umat Mulai Padati Kawasan Monas

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:48

Poros Tengah NU: Jalan Pemersatu, Menjaga Marwah, dan Kedaulatan Jam’iyah

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:50

Tim 9 Geledah Rumah Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:47

Tak Sekadar Bendungan, Menteri Dody Punya Rencana Matang Tangkal Kekeringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:23

Azis Husaini Resmi Menjadi Nahkoda Baru RMOL.ID, Media Ekonomi dan Politik

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:43

Brigade Pangan KAMMI Bersambut Sambas Dukung PM-AAS

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:29

Warga Kupang: Terima Kasih Pak Jokowi!

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:49

Korupsi Masih jadi Tantangan Terbesar Demokrasi Indonesia

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:07

Garuda Indonesia Pertahankan Kendali GMF di Tengah Kuasi Reorganisasi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:56

Selengkapnya