Berita

foto: net

KTT APEC Diharapkan Wujudkan Kemandirian Ekonomi Bangsa

MINGGU, 29 SEPTEMBER 2013 | 16:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Melaluai Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) 2013 di Bali Indonesia, diharapkan dapat memajukan peran aktif Indonesia dalam memajukan ekonomi regional, mendorong investasi infrastruktur, membantu dan memastikan bahwa perdagangan internasional tetap terbuka bagi ekspor Indonesia.

Acara yang direncanakan akan diselenggarakan di Bali pada 1-8 Oktober 2013 mendatang juga diharapkan, dapat memperkuat kesiapsiagaan bencana, memperkuat peran UKM dan wanita dalam kegiatan ekonomi, serta mengutamakan isu kelautan.

Tidak hanya itu saja, kesempatan ini juga diharapkan dapat digunakan Indonesia sebagai media ampuh untuk mempromosikan potensi pariwisata, kebudayaan daerah dan nasional.


Permintaan itu disampaikan Aliansi Masyarakat Peduli Indonesia Bermartabat (AMPIBI) saat menggelar aksi simpatik di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (29/9). Mereka mengajak warga masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan agar tetap kondusif.

"Dengan menjaganya tetap aman, berarti masyarakat sudah berpartisipasi dalam menyukseskan pelaksanaan pertemuan ekonomi sejumlah pemimpin dunia itu," ujar Koordinator aksi Anwar saat ditemui disela-sela aksi.

Lebih lanjut, pihaknya juga meminta kepada masyarakat agar tidak termakan isu yang disebarkan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab dan upaya provokasi. "Mari kita sukseskan forum APEC untuk Kemandirian Ekonomi Indonesia," terangnya.

Ia berharap kepada semua warga negara untuk perkokoh semangat persatuan dan persaudaraan agar APEC sukses sehingga investasi bisa masuk, ekonomi meningkat.

"Buktikan kepada peserta APEC bahwa Indonesia adalah tuan rumah yang baik, serta promosikan kemampuan Putra-Putri Indonesia di dalam menguasai Ilmu Pengetahuan Teknologi (IPTEK) dan keindahan alam Indonesia," tandasnya. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya