Berita

Dunia

Singapura Kembali Teken Perjanjian Langit Terbuka

SABTU, 28 SEPTEMBER 2013 | 19:53 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Singapura kembali menandatangani perjanjian langit terbuka. Kali ini Negara Kota itu meneken langit dengan Sierra Leone, Slovenia dan Tanzania pada Sabtu (28/9).

Kementerian Perhubungan Singapura itu mengatakan, perjanjian langit terbuka dengan tiga negara tersebut ditandatangani Menteri Transportasi, Lui Tuck Yew dan rekan-rekannya dari ketiga negara itu di sela-sela Majelis Organisasi Penerbangan Sipil Internasional di Montreal, Kanada.

Di bawah masing-masing perjanjian, penerbangan yang ditunjuk akan bisa terbang antara Singapura dan negara lain, tanpa batasan kapasitas dan frekuensi atau jenis pesawat.


Lui berkata, perjanjian ini sebagai bentuk komitmen Singapura untuk membangun kerangka kerja layanan udara liberal di Singapura dan internasional.

"Kami berharap negara-negara maju dan organisasi-organisasi internasional akan berpartisipasi dalam mendukung program-program serupa sebagai model multipihak kerjasama," kata dia sebagaimana dilansir Channel News Asia (Sabtu, 28/9)

Sejauh ini Singapura telah memiliki perjanjian layanan udara dengan lebih dari 120 negara, yang lebih dari 50 diantaranya adalah perjanjian langit terbuka. [ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya