Berita

ilustrasi/net

Dunia

Turki Terbitkan Larangan Perjalanan Ke Sudan

SABTU, 28 SEPTEMBER 2013 | 18:22 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Pemerintah Turki secara tegas menyerukan kepada warga negaranya untuk tidak melakukan perjalanan ke Sudan. Ini dilakukan lantaran maraknya aksi unjuk rasa terhadap pemerintah Sudan yang baru saja memotong subsidi BBM.

"Demonstrasi yang terjadi di beberapa kota di Sudan, khususnya di Khartoum, telah mempengaruhi keamanan warga negara kita di negara itu, " kata Kementerian Luar Negeri Turki dalam sebuah pernyataan segaimana dilansir Global Times (Sabtu, 28/9).

Pernyataan itu juga mendesak agar warga negaranya membatalkan perjalanan yang tidak terlalu penting ke Sudan.


Sementara bagi warganya yang masih berada di Sudan, pemerintah Turki mengimbau agar mereka segera mengambil langkah pencegahan demi keselamatan pribadi mereka.

Gelombang protes diseluruh penjuru Sudan telah meningkat dalam beberapa hari terakhir. Setidaknya 31 orang telah tewas dalam demonstrasi yang dimulai sejak Selasa (24/9). Demontrasi ini dipicu oleh kebijakan pemotongan subsidi di tengah kondisi ekonomi Sudan yang kian terpuruk, setelah kehilangan dua pertiga dari sumber daya minyak usai Sudan Selatan memisahkan diri. [ian]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya