Berita

mulyana w. kusuma/rm

Pertahanan

Kelompok-kelompok Bersenjata Api Dilindungi Orang Kuat?

SABTU, 28 SEPTEMBER 2013 | 10:52 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Teror granat di perumahan Bali View, Cirendeu, Tangerang Selatan, kemarin pagi (Jumat, 27/9), kembali memperkuat indikasi adanya kelompok bersenjata dengan berbagai latar belakang sosial.

Kelompok-kelompok tersebut memiliki senjata api ilegal termasuk granat, dan siap  secara fisik, juga secara mental, mempunyai keberanian mengambil risiko dan kemampuan teknis untuk beroperasi dengan dampak menimbulkan gangguan serius atas rasa aman masyarakat.

"Polri harus menyadari granat tangan ilegal berbagai tipe, antara lain granat manggis Korea, granat defensif maupun ofensif, yang berasal dari daerah konflik diyakini masih banyak beredar," ujar Direktur Seven Strategic Studies (7SS), Mulyana W. Kusuma, kepada wartawan, Sabtu (28/9).


Dalam beberapa temuan Polri dan warga masyarakat terbukti bahwa banyak granat ilegal beredar liar. Dalam hubungan itu, Polri harus kembali efektif mengintensifkan pemberantasan senjata api ilegal termasuk granat.

Kriminolog Universitas Indonesia (UI) ini juga mengingatkan indikasi para pelaku sebagai kelompok merasa memiliki kekuatan memadai menghadapi tindakan hukum. Karena, kekerasan menggunakan granat ilegal sudah pasti berisiko tinggi atau dapat mudah diungkap jajaran Polri.

"Bukan mustahil kelompok pelaku memiliki 'backing', yang oleh mereka diyakini kuat dan sanggup menghadapi penindakan Polri," tuturnya. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Pemerintah Didesak Tetapkan Karhutla Sebagai Bencana Nasional

Rabu, 02 September 2026 | 12:22

Anggaran Kementerian LH 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp2,57 Triliun

Rabu, 02 September 2026 | 12:16

Film Animasi Terlaris China All Wishes Come True Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Rabu, 02 September 2026 | 11:56

Mahasiswa Indonesia Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Vladivostok

Rabu, 02 September 2026 | 11:53

Kapolri Minta Seluruh Kapolda Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 11:49

Siaga 98 Minta RUU Perampasan Aset Fokus pada Perampasan Tanpa Pemidanaan

Rabu, 02 September 2026 | 11:38

Prabowo Tiba di Vladivostok, Penuhi Undangan Putin Hadiri EEF ke-11

Rabu, 02 September 2026 | 11:24

Komdigi Usul Tambahan Rp3,23 Triliun, DPR Ingatkan Ini

Rabu, 02 September 2026 | 11:19

Mending Persoalkan Kasus Judol Ketimbang Ribut Pernyataan Budi Arie

Rabu, 02 September 2026 | 11:17

AHY: Posisi Boleh Berubah, Komitmen Demokrasi Harus Terjaga!

Rabu, 02 September 2026 | 10:58

Selengkapnya