Berita

angel lelga/net

Politik

Angel Lelga: Blusukan Lebih Murah Daripada Mesti ke Percetakan

JUMAT, 27 SEPTEMBER 2013 | 16:35 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 15 tahun 2013, tentang perubahan atas PKPU Nomor 01 tahun 2013 tentang Pemasangan Alat Peraga Kampanye, ditanggapi beragam oleh sejumlah pihak. Calon legislatif (caleg) artis dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Angel Lelga, salah satu yang menanggapi peraturan itu secara positif.

Menurutnya, peraturan ini memicu para caleg untuk rajin turun ke bawah guna mendengarkan aspirasi Dapil masing-masing.

"Di sana kita bisa memahami keluhan masyarakat. Karena, kalau mau membantu orang tapi tidak mengerti masalahnya itu akan sulit sekali," ujar wanita yang pernah menikah siri dengan raja dangdut Rhoma Irama ini dalam diskusi bertema "Alat Peraga Dibatasi, Ongkos Kampanye Melambung Tinggi" yang diadakan Komunitas Jurnalis Peduli Pemilu (KJPP) di Media Center Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta, Jumat (27/9).


"Jadi peraturan KPU ini sangat saya dukung," lanjutnya.

Perempuan yang kini tampil di publik dengan pakaian muslimah ini menyarankan agar para caleg menggunakan gaya "blusukan" dalam bersosialisasi. Di samping lebih bisa dekat dengan rakyat, cara ini juga lebih murah ketimbang memasang alat peraga.

"Pakaian gaya blusukan itu tidak mahal. Kita tinggal ngobrol di alun-alun dengan masyarakat. Intinya cuma butuh waktu dengan masyarakat. Tidak membutuhkan biaya yang besar, ketimbang ke percetakan," tambahnya. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya