Berita

PRAKOSO BS/IST

Kemenkop Gelar Rakor Susun Grand Desain Tingkatkan Kapasitas SDM Pelaku KUKM

KAMIS, 26 SEPTEMBER 2013 | 23:37 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Kementerian Koperasi dan UKM menyusun grand desain bagi pengembangan kapasitas sumber daya manusia pelaku koperasi dan usaha kecil menengah untuk  5 tahun ke depan , tepatnya Periode 2014-2019.
 
Prakoso Budi Susetyo, Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Koperasi dan UKM, menjelaskan hal itu kepada wartawan ketika membuka temu konsultasi dengan kepala dinas yang terkait dengan koperasi dan usaha kecil menengah, Kamis malam (26/9).
 
"Melalui pertemuan ini kami akan menghimpun masukan dari peserta untuk selanjutnya menyusun grand disain yang akan menjadi pedoman bagi pengembangan seluruh SDM pelaku KUKM sampai 2019," katanya .
 

 
Menurut Prakoso, pedoman itu sangat diperlukan bagi kepentingan pengembangan SDM KUKM ke depan. Selama ini banyak lembaga atau instansi yang menangani bidang KUKM. Namun dinilai masih perlu lebih intensif.
 
Artinya, masih banyak yang belum menyadari untuk melakukan peningkatan kapasitas SDM agar bisa lebih berdaya. Itu sebabnya Kementerian Koperasi dan UKM melalui Deputi Bidang Pengembangan SDM menilai perlu melakukan peningkatan kapasitas itu.
 
Adapun grand desain yang dimaksudkan, mencakup tentang kewirausahaan dan koperasi. Dan SDM yang paling tepat menangani permasalahan itu adalah pejabat daerah yang memiliki keterkaitan dengan KUKM.
 
Dengan demikian, katanya, semua unsur pembina kewirausahaan dan KUKM disarankan membentuk koperasi sebagai salah satu dasar untuk memberdayakan lembaga ekonomi berasaskan kekeluargaan itu.
 
Adapun pejabat terkait yang dimaksudkan meliputi Balai Latihan Koperasi (Balatkop), Unit Pelaksana Teknis  Daerah (UPTD), Kepala Dinas Koperasi dan UKM. Unsur itulah yang dilibatkan pada agenda temu konsultasi pengembangan SDM KUKM selama 2 hari hingga Jumat (27/9).
 
”Terkait temu konsultasi, kami juga ingin memposisikan koperasi menjadi instrumen terdepan melakukan pendidikan terhadap anggotanya. Paling tidak untuk menjadi wirausaha guna mendukung perekonomian daerah setempat,” katanya.
 
Pertemuan tersebut juga dijadikan sebagai ajang monitoring dan evaluasi terhadap beberapa program yang diluncurkan Kementerian Koperasi dan UKM. Evaluasi secara khusus dilakukan untuk memonitoring sejauh mana keberhasilannya. “Dimana titik kegagalannya akan segera diperbaiki.” [dzk]
 

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya