Berita

ibas yudhoyono/net

Survei Terbaru: Publik Ingin Demokrat Capreskan Ibas

KAMIS, 26 SEPTEMBER 2013 | 21:07 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Publik lebih menginginkan Partai Demokrat mengusung Edhie Baskoro Yuhoyono (Ibas) sebagai calon presiden pada pemilu mendatang. Survei terbaru Lembaga Survei Independen Nusantara (LSIN) menunjukkan bahwa putra bungsu Presiden SBY itu memiliki elektabilitas tinggi mengalahkan tokoh Demokrat lainnya.

"Tingkat keterpilihan Ibas sebagai capres pilihan publik dari Demokrat mencapai 20,6%," ujar Direktur eksekutif LSIN, Yasin Mohammad, Kamis (26/9).

Dari survei nasional yang dilakukan rentang waktu 15 Agustus 2013 sampai 20 September 2013, jelas Yasin, elektabilitas Ibas unggul dari Marzuki Alie dengan tingkat elektabilitas 18,4%, dan Pramono Edhie Wibowo sebesar 5,7%. Nama-nama lain yang diharapkan diusung adalah Ahmad Mubarok, Sutan Bhatugana, Ruhut Sitompul, tapi tingkat elektabilitasnya kecil, hanya sebesar 5,4%.


Dengan melibatkan 1.500 responden dari 34 Provinsi di Indonesia ditambah beberapa responden dari luar negeri tersebut, kata Yasin, elektabilitas Ibas juga mengungguli Gita Wirjawan dan bahkan ibunya, Ani Yudhoyono. Hanya 7,6% responden menginginkan Ani Yudhoyono muncul sebagai pemimpin nasional dari partai Demokrat, sementara Gita Wirjawan hanya 6,6%.

"Selebihnya 35,8% tidak menjawab atau tidak tahu sosok yang pantas menjadi Capres dari Demokrat," tutur Yasin.     

Ibas, katanya, diminati secara luas dan dari beragam kalangan baik dari sisi demografi, geografi, sosio ekonomi, dan latar belakang politik responden. Ibas diminati tidak hanya oleh simpatisan demokrat tapi juga oleh simpatisan partai lain.

"Dari aspek demografi Ibas banyak diminati pemilih pemula dan pemilih dewasa dan kurang diminati kalangan lansia. Dari aspek sosio ekonomi Ibas popular di kalangan bawah, menengah dan atas. Bahkan secara geografis dukungan Ibas merata di seluruh Provinsi di Indonesia," demikian Yasin. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Safari Politik Jokowi Tak Pengaruhi Elektabilitas PDIP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:14

Seruan Reformasi Jilid II Bukan Aspirasi Mahasiswa

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:00

Safari Politik Jokowi cuma Demi Gibran dan Kaesang

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:41

Empat Nyawa Sudah Cukup, Setop Latsarmil SPPI

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:23

Sarasehan KPPG: Keterwakilan Perempuan 30 Persen Bukan Sekadar Kuota

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:06

Edi Hasibuan: Masyarakat Mulai Merasakan Perubahan Polri

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:03

Universitas Bakrie Tiga Besar dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:42

Pakai Dump Truk, Polisi Kawal Massa Pendukung MBG di Tuban

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:24

Jubir FAM UBK: Ada Aktor Intelektual Sengaja Rusak Citra Kampus dan Wapres

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:22

DPR Usul Kemenukbangga Jadi Penyalur BLT

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:03

Selengkapnya