Berita

ilustrasi/net

Hukum

Dua Kadis Bandung Ikut Sumbang Pengacara Bansos

KAMIS, 26 SEPTEMBER 2013 | 17:44 WIB | LAPORAN:

Dua kepala Dinas di lingkungan Pemerintah Kota Bandung, Kadispenda Dandan Riza dan Kepala Bappeda Gunadi Sukma Bhinekas memberikan kesaksian di persidangan perkara suap hakim bansos di Pengadilan Tipikor Bandung, Kamis (26/9).

Di persidangan keduanya mengaku dihubungi oleh Herry Nurhayat yang saat itu menjabat sebagai Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah untuk turut serta ikut menyumbang sejumlah uang untuk membayar pengacara kasus bansos.

"Pak Herry meminta bantuan kepada saya melalui telepon untuk turut membantu membayar pengacara bansos," ujar Dandan yang saat memberikan sumbangan kepada Herry Nurhayat masih menjabat kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) kota Bandung dihadapan majelis hakim.


Setelah dihubungi oleh Herry Nurhayat, dirinya mendatangi kantor DPKAP, dua hari kemudian untuk memberikan uang senilai Rp 7,5 juta yang diambil dari kocek pribadinya.

"Uang itu murni dari saku pribadi saya. Perihal apakah uang tersebut diberikan oleh Pa Herry kepada penasihat hukum atau tidak, saya tidak tahu," katanya.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Bappeda, Gunadi Sukma Bhinmekas. Di depan majelis hakim, dirinya mengaku dihubungi Herry Nurhayat melalui telepon untuk turut menyumbang sejumlah uang.

"Pa Herry Nurhayat menelpon saya, meminta sumbangan senilai Rp 50 juta untuk membayar penasihat hukum perkara bansos. Namun saya hanya memberikan Rp 5 juta kepada Pa Herry," tuturnya.

Di Persidangan dirinya mengaku kepada majelis hakim, pemberian uang tersbut hanya sebatas pertemanan dan sebagai sesama Kepala SKPD di Pemkot Bandung.

Sejumlah saksi lain pun turut dihadirkan, diantaranya dari Jaksa dan Pengacara. Untuk saksi dari Jaksa adalah Iwan Catur sebagai mantan Kasi Penyidikan di Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Serta  Apriliana Purba selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU). Sementara pengacara yang memberikan keterangan adalah Beny Josoef dan Winarno Djati. [rus]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Menag Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Peserta Zikir dan Doa Kebangsaan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:09

Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Puluhan Ribu Umat Mulai Padati Kawasan Monas

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:48

Poros Tengah NU: Jalan Pemersatu, Menjaga Marwah, dan Kedaulatan Jam’iyah

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:50

Tim 9 Geledah Rumah Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:47

Tak Sekadar Bendungan, Menteri Dody Punya Rencana Matang Tangkal Kekeringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:23

Azis Husaini Resmi Menjadi Nahkoda Baru RMOL.ID, Media Ekonomi dan Politik

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:43

Brigade Pangan KAMMI Bersambut Sambas Dukung PM-AAS

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:29

Warga Kupang: Terima Kasih Pak Jokowi!

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:49

Korupsi Masih jadi Tantangan Terbesar Demokrasi Indonesia

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:07

Garuda Indonesia Pertahankan Kendali GMF di Tengah Kuasi Reorganisasi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:56

Selengkapnya