Berita

Politik

Pemuda Muhammadiyah: Tepat, Kepala Daerah Dipilih Sendirian

SABTU, 21 SEPTEMBER 2013 | 23:50 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Usulan pemerintah agar pemilihan bupati/walikota tidak dilakukan sepaket dengan wakilnya dinilai sudah tepat. Wakil bupati/walikota memang sebaiknya dipilih oleh pemenang pilkada. Dengan begitu, fenomena perpecahan antara bupati dan wakilnya dapat dihindari.

Hal ini disampaikan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Saleh Daulay Partaonan, dalam perbincangan Sabtu siang (21/9).

Setidaknya ada dua keuntungan kalau hanya bupati/walikota yang dipilih. Pertama, wakil diangkat dan dipilih secara otonom oleh bupati/walikota. Dengan demikian, loyalitas wakilnya menjadi total.


Kedua, delegasi tugas menjadi lebih baik karena organisasi pemerintah dipimpin secara vertikal oleh seorang pejabat. Selama ini, sering terjadi pertentangan antara kepala daerah dan wakilnya karena merasa punya kontribusi yang sama besar. Akhirnya tidak jarang, distribusi kewenangan antara bupati/walikota dengan wakilnya menjadi rancu dan tidak jelas.

Namun perlu ditegaskan bahwa wakil yang akan dipilih semestinya berasal dari birokrat karier yang sudah mengerti betul tentang tata kelola pemerintahan yang baik dan benar. Walupun misalnya, bupati/walikota bukan berasal dari birokrat, tetapi kalau didukung oleh wakil yang memiliki latar belakang birokrat, diharapkan akan terjadi sinergi yang baik di dalam mengelola kepentingan masyarakat.

"Kalau bupati/walikota dan wakilnya tidak memiliki pengalaman dalam birokrasi, roda pemerintahan bisa berjalan lambat. Akan banyak program pemerintah yang tersendat. Tetapi kalau salah satunya itu memiliki pengalaman dalam birokrat, kekhawatiran terhadap hal itu menjadi tidak ada," demikian Saleh. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Safari Politik Jokowi Tak Pengaruhi Elektabilitas PDIP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:14

Seruan Reformasi Jilid II Bukan Aspirasi Mahasiswa

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:00

Safari Politik Jokowi cuma Demi Gibran dan Kaesang

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:41

Empat Nyawa Sudah Cukup, Setop Latsarmil SPPI

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:23

Sarasehan KPPG: Keterwakilan Perempuan 30 Persen Bukan Sekadar Kuota

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:06

Edi Hasibuan: Masyarakat Mulai Merasakan Perubahan Polri

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:03

Universitas Bakrie Tiga Besar dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:42

Pakai Dump Truk, Polisi Kawal Massa Pendukung MBG di Tuban

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:24

Jubir FAM UBK: Ada Aktor Intelektual Sengaja Rusak Citra Kampus dan Wapres

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:22

DPR Usul Kemenukbangga Jadi Penyalur BLT

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:03

Selengkapnya