Berita

PRSIDEN Dilma Rousseff/net

Dunia

MATA-MATA NSA

Presiden Wanita Brazil Batalkan Kunjungan ke Washington DC

RABU, 18 SEPTEMBER 2013 | 07:52 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Dilma Rousseff marah. Ia membatalkan rencana kunjungan kenegaraan ke Washington DC bulan depan untuk bertemu Presiden Amerika Serikat Barack Obama. Presiden Brazil itu tak bisa menerima laporan intelijen yang dibocorkan Edward Snowden baru-baru ini yang menyebutkan bahwa pemerintah Amerika Serikat memata-matai jaringan komunikasi dirinya.

Pemerintah AS berjanji akan membereskan persoalan ini. Namun pengusutan informasi spionase ini diperkirakan memakan waktu berbulan-bulan.

Hari Senin kemarin, Ny. Rousseff berbicara via telepon dengan Obama. Dalam pembicaraan itu keduanya sepakat membatalkan rencana kunjungan yang sudah disiapkan pada tanggal 23 Oktober mendatang.


CNN melaporkan Kantor Presiden Brazil masih sangat kecewa dengan perkembangan terakhir ini. Sementara Gedung Putih mengatakan dapat menerima kekecewaan Brazil dan juga menyesalkan kebocoran informasi intelijen itu.

Laporan yang dibocorkan Snowden mengatakan bahwa mata-mata Amerika Serikat mengawasi komunikasi telepon selular dan surat elektronik Ny. Rousseff. Selain Ny. Rousseff, National Security Agency (NSA) juga disebutkan memata-matai komunikasi sejumlah penasihat presiden dan perusahaan minyak raksasa Brazil, Petrobras.

Penyadapan yang dilakukan NSA ini dinilai akan memperburuk relasi kedua negara. Sudah dua dekade lamanya tidak ada presiden Brazil yang menginjakkan kaki di Gedung Putih. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Iran Tak Terima Dituding Langgar Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:21

Riak Penolakan Jokowi di Lampung, Baliho Sambutan Raib

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:01

Ramai di Medsos, Purbaya Respons Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:59

Ajukan Kasasi, Kerry Riza Anggap Putusan PT DKI Janggal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:46

Harga Minyak Anjlok ke Level 71 Dolar AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:39

bank bjb Perluas Kolaborasi dengan Whuush Ojol, Kadin Jabar dan MUJ

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:38

AS Serang Target Militer Iran, Balas Serangan Drone terhadap Kapal Kargo di Selat Hormuz

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:21

Emas Antam Naik Usai Mandek Dua Hari Beruntun

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:09

Trump Sebut Iran Lakukan Pelanggaran Bodoh Terkait Pelanggaran Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:51

Emas Rebound 1,3 Persen usai Data Inflasi AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:33

Selengkapnya