Berita

Bambang Suwarto/net

Pertahanan

Bakorkamla Berinisiatif Tertibkan 72 Anjungan Bekas

SELASA, 03 SEPTEMBER 2013 | 19:45 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakorkamla) terus berupaya menghadirkan keamanan, keselamatan dan kenyamanan bagi pengguna jasa laut. Penegasan tersebut disampaikan Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Bakorkamla, Laksamana Madya Bambang Suwarto.

"Sesuai amanat Undang-undang, tugas kami menghadirkan rasa aman bagi pengguna jasa laut dalam memanfaatkan laut," kata dia kepada wartawan usai meresmikan dua kapal patroli Bakorkamla, di Pangkalan Satgas 1 Korkamla Barelang, Batam, Kepulauan Riau, Selasa (3/9).

Bambang mengatakan dalam rangka menghadirkan keamanan bagi pengguna jasa laut, Bakorkamla salah satunya akan melakukan pembongkaran terhadap anjungan lepas pantai (off shore rig) yang masuk katogeri tidak digunakan lagi, dan berada pada jalur pelayaran. Keberadaan rig yang tidak berfungsi ini selain mengganggu lalu lintas pelayaran, juga mempengaruhi kelangsungan hidup biota laut.


Menurut Bambang, hingga saat ini belum ada instansi yang fokus untuk melakukan pengawasan dan pengelolaan terhadap anjungan lepas pantai yang secara ekonomi tidak layak dioperasikan lagi. Berdasarkan data yang disampaikan Kementerian ESDM, saat ini ada 573 buah anjungan lepas pantai dimana 8 persennya sudah tidak digunakan lagi. Kategori tidak digunakan meliputi pasca produksi dan  atau sudah tidak memiliki nilai ekonomi lagi sehingga ditinggalkan oleh Kontraktor Kontrak Kerjasama (K3S) yang mengoperasikannya. Anjungan lepas pantai yang tidak terpakai tersebut tersebar antara lain di utara Jawa, daerah Kepulauan Seribu, sebelah timur Sumatera dan timur Kalimantan.

"Bakorkamla bersama dengan para stakeholder secara inisiatif akan mengadakan 'penertiban' atas anjungan lepas pantai yang sudah tidak difungsikan lagi," jelas Bambang lagi.

Selain itu, masih kata Bambang, Bakorkamla juga akan melakukan pengadaan terkait rambu-rambu di jalur pelayaran. Dia mengungkap setidaknya sudah ada 12 kapal yang mengalami kecelakaan karena ketiadaan perambuan selain karena menabrak off shore rig. [rus]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Penumpang Melonjak di Libur Sekolah, Whoosh Hadirkan Promo Wisata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:57

Razman Dieksekusi

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:29

Purbaya Bantah Restitusi Pajak Ditahan, Tuding Ada Permainan Oknum DJP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:51

Dari Kandang ke Kanopi Hutan: Tiga Orangutan Hasil Rehabilitasi Kembali ke Alam Liar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:45

Perjalanan Tengkar KH Miftachul Akhyar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:52

Punya Integritas, Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:34

Terus Meningkat, Mayoritas Publik Tak Puas Kinerja Wapres Gibran

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:22

Dikuasai Gaya Hidup, Pasar Indonesia Diincar Asing

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:41

Polisi Tangkap Perantara Jual Beli Sabu 1 Kg di Pasar Baru

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:29

JK Resmikan Pembangunan Masjid Hajjah Yuliana Bekas Kantor Polisi di Melbourne

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:00

Selengkapnya