Berita

BASUKI T PURNAMA/NET

Olahraga

Buruh Tagih Janji Wagub DKI Naiki UMP Rp 3,79 Juta

SELASA, 03 SEPTEMBER 2013 | 13:58 WIB | LAPORAN:

Ribuan buruh  menggelar aksi di depan kantor Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo siang ini di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Para pendemo menuntut kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) dari Rp 2,2 juta menjadi Rp 3,79 juta.

"Kami menilai komponen kebutuhan hidup layak terus naik," kata Sekretaris Jenderal Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Muhamad Rusdi saat berdialog dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama di Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa (3/9).

Rusdi juga memaparkan, hingga kini Pemprov DKI hanya mencantumkan 60 komponen Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Sementara standar KHL khusus di ibukota telah mencapai 84 item. Termasuk di dalamnya nilai transportasi dan tempat tinggal yang mendapatkan peringkat pertama kenaikan harga.


"Sewa kamar saja per bulan paling murah Rp 500 ribu," paparnya.

Pertemuan yang diwakili oleh belasan buruh tersebut juga membahas laju inflasi di DKI. Di mana pemerintah selama ini hanya menggantungkan kenaikan upah berdasarkan inflasi semata. Padahal, menurut Rusdi hitungan nilai di pasaran lebih besar dari laju inflasi.

Bila mengikuti laju inflasi berdasarkan keinginan pemerintah, maka UMP saat ini tidak cukup untuk kebutuhan hidup sehari-hari mengingat standar hidup di Jakarta sangat tinggi.

Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Forum Buruh DKI , Muhammad Toha. Dia menuntut agar wagub segera merealisasikan janjinya untuk menaikkan upah buruh.

"Dulu Pak Wakil pernah menyampaikan bahwa idealnya gaji buruh DKI Rp 3,5 juta," katanya.[wid]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya