Berita

khofifah indar parawansa/net

Kecurangan Pilgub Menguat, Tim Berkah Buka Posko Pengaduan

SABTU, 31 AGUSTUS 2013 | 04:15 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Praktik kecurangan masih mewarnai Pilgub Jatim 2013. Bahkan kubu pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman Suryadi Sumawiredja (Berkah) sudah mendapat sejumlah laporan dari masyarakat di sejumlah daerah. Di antaranya, di Kabupaten Pasuruan, ada sekitar 6.000 formulir Model C6 KWK KPU atau surat pemberitahuan waktu dan tempat pemungutan suara yang tidak diserahkan ke masyarakat.

"Dari jumlah itu bukti yang berhasil kami kumpulkan sekitar 2.400. Itu baru di satu daerah. Masih banyak lagi kecurangan di daerah lain di Jawa Timur dan sengaja masih kami rahasiakan. Artinya Pilgub 2013 ini memang diwarnai praktik kecurangan. Belum lagi soal money politic," terang Ahmad Millah Hasan, Jurubicara pasangan Berkah, kepada Rakyata Merdeka Online, Sabtu (31/8).

Agar temuan kecurangan terakomodir dengan baik, lanjut Millah, mulai hari ini tim Berkah membuka Posko Pengaduan. Tempatnya di posko pemenangan Berkah sekaligus kediaman Khofifah di Jalan Jemursari VIII No 24, Surabaya.


"Lewat posko ini, masyarakat yang menemukan kecurangan bisa melaporkan dan menunjukkan bukti-bukti. Ini semua dilakukan agar Pilgub Jatim berjalan jujur dan adil, tidak di-setting untuk memenangkan pasangan tertentu atau demi kepentingan tertentu," jelas pria asal Tunggul, Paciran, Lamongan itu.

Lagi pula, temuan kecurangan itu tak hanya satu item. Misalnya surat undangan kepada masyarakat yang disertai mie instan dengan embel-embel perintah agar mencoblos calon tertentu. Belum lagi di Madura. Di Pulau Garam ada tempat pemungutan suara (TPS) kosong sehingga masyarakat yang hendak mencoblos kebingungan. Selain di Madura, ada tiga desa di salah satu kabupaten yang tidak melaksanakan pemungutan suara sehingga ribuan masyarakat tidak mencoblos. Semua ada buktinya.

Selain itu, ada kecurangan yang dilakukan secara terstruktur. "Di beberapa desa ada seluruh anggota KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) tidak dilantik karena waktunya mepet. Lho, ini kan bentuk kecurangan terstruktur," katanya. 

Tak hanya membuka Posko pengaduan, kata Millah, tim Berkah juga terus mengumpulkan laporan pelanggaran dari sukarelawan di seluruh daerah. "Kami juga menerima laporan tentang dugaan money politic. Ada kepala desa yang membagikan sarung dan beras. Jadi posko pengaduan ini menjadi sangat penting karena kecurangan di Pilgub Jatim 2013 semakin menguat," tegasnya.[dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya