Berita

Semoga Keselamatan Wilfrida Jadi Kado Ultah DPR RI ke 68

KAMIS, 29 AGUSTUS 2013 | 15:14 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Anggota Komisi IX DPR RI Rieke Diah Pitaloka mengajak rekan-rekannya di parlemen untuk memberikan perhatian terhadap nasib para Tenaga Kerja Indonesia (TKI), terutama yang sedang menunggu hukuman gantung. Data dari Kemenlu RI per 29 Agustus 2013 menyebutkan, WNI yang terancam hukuman mati di Malaysia sebanyak 185 orang, di Arab Saudi 36 orang yang mayoritasnya adalah TKI.

"Barangkali di satu tahun terakhir jabatan kita di DPR, kita bisa perjuangkan bersama nyawa anak bangsa, rakyat yang kita wakili. Dengan segala kerendahan hati, saya mengajak kawan-kawan DPR RI untuk terlibat aktif dalam persoalan hukuman mati bagi TKI," ujar Rieke, Kamis (29/8).

Rieke menyebut salah satu TKI yang perlu mendapat perhatian adalah Wilfrida Soik. Gadis belia asal Nusa Tenggara Timur ini kini sedang menunggu vonis hukuman gantung di Malaysia. Wilfrida adalah korban perdagangan manusia, direkrut dengan cara ilegal, pemalsuan dokumen dan usia yang masih di bawah umur. Dia Dikirim pada saat Indonesia dalam posisi moratorium ke Malaysia, di saat sesungguhnya tak boleh ada PRT baru dari Indonesia di Malaysia.


"Wilfrida dipekerjakan sebagai pengurus lansia. Menghadapi tekanan psikologis hadapi majikan yang acapkali sering lakukan kekerasan terhadap dirinya. Saat ini Wilfrida hadapi vonis gantung atas tuduhan membunuh sang majikan," tutur dia.

Rieke menegaskan akan berjuang sesuai ranah komisi dimana saat ini dia bertugas untuk menyelematkan Wilfrida yang saat ini tinggal hitungan jari menunggu vonis. Dia optimis Wilfrida bisa bernasib sama dengan Siti Aminah yang bisa diselamatkan dari hukuman mati di Singapura dengan alibi dan bukti masih di bawah umur serta menjadi korban perdagangan manusia. Jaksa Penuntut Umum minta bukti surat legal yang jadi bukti usia Wilfrida saat direkrut dan dipekerjakan masih di bawah umur.

"Saya mohon bantuan kepada komisi terkait untuk membantu upaya memperoleh surat tersebut dari Keuskupan Atambua dan Institusi Pencatatan Kelahiran. Mohon dukungan agar Wilfrida dapatkan pendampingan hukum yang lebih maksimal, efektif dan pro aktif," kata Rieke.

"Nyawa Wilfrida ada di tangan perjuangan kita semua. Selamatkan Wilfrida dari Hukuman Mati. Semoga jadi kado istimewa dari DPR untuk Rakyat di HUT DPR ke 68," demikian Rieke.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kemlu Telusuri Keterlibatan WNI dalam Kasus Online Scam di Malaysia

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:18

Pasar Kripto Lesu, Coinbase Rugi Rp6,8 Triliun

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:09

Syahganda Nainggolan: Ulama Punya Peran Strategis Bangun Gerakan Koperasi Pesantren

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:49

DPR Dorong Perlindungan Hukum dan Kesejahteraan Driver Ojol Lewat Revisi UU LLAJ

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:31

IHSG-Rupiah Tertekan Jelang Akhir Pekan

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:22

Selamat Jalan, James F. Sundah, Legenda Musik yang Berpulang di New York

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:21

Pelapor Dugaan Penggelapan Sertifikat Tanah Mengadu ke Kapolri

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:18

AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Naik Lagi

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:07

Bursa Asia Lemah saat Selat Hormuz Kembali Tegang

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:56

Prabowo Naik Maung ke Pembukaan KTT ke-48 ASEAN di Filipina

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:47

Selengkapnya