Berita

Dave Joerger

Olahraga

Joerger Hapuskan Strategi Kuno Grizzlies

NBA
KAMIS, 29 AGUSTUS 2013 | 08:37 WIB

Bila pada musim lalu tim basket Memphis Grizzlies sangat memforsir para pemain andalannya. Namun, hal ini tidak akan terlihat lagi. Pasalnya, Dave Joerger sang pelatih anyar sudah menerapkan kebijakan baru.

Musim lalu beberapa pemain Grizzlies memang seolah tak tergantikan. Di antaranya ialah Marc Gasol yang bermain rata-rata 35 menit per pertandingan, Mike Conley (34,5 menit) serta Zach Randolph (34,3 menit).

Pelatih Dave Joerger mengaku tak menyukai strategi lama yang diterapkan tim besutannya itu. Menurutnya, memforsir pemain dalam sebuah pertandingan justru tim seperti bumerang.


Taktik itu dianggapnya merugikan tim karena pemain-pemain lainnya jarang mendapatkan kesempatan bermain. Hal ini akan mengganggu keseimbangan tim kala ada pemain andalan yang mengalami cedera.

“Tinggalkan taktik lama yang sudah kuno, agar pemain-pemain lainnya seperti Jerryd Bayless, Quincy Pondexter, Ed Davis dan Kosta Koufos dapat terus berkembang,” terang Joerger di situs NBC Sports, kemarin.

Joerger paham betul dampak dari merubah strategi, dia mengaku telah siap mental jika nantinya Grizzlies tak menuai sukses setelah menerapkan strategi tersebut.

Sebab, Grizzlies sebenarnya tengah percaya diri setelah berhasil menembus final wilayah barat, musim lalu.

“Kami membutuhkan para pemain untuk menembak. Mereka harus bermain. Saya menginginkan agar para pemain cadangan berkembang. Ini adalah musim yang panjang.” [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya