Berita

adhie m massardi/net

Nusantara

KPU Jatim Blunder, Pilgub Berpotensi Diulang

SELASA, 27 AGUSTUS 2013 | 19:39 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pemilihan Gubernur Jawa Timur berpotensi diulang karena banyak pelanggaran yang justru dilakukan pihak penyelenggara. KPU Jatim dinilai membuat beberapa blunder dalam mengatur persiapannya.

Begitu diungkapkan inisiator Gerakan Masyarakat Sipil untuk Pemilu Bersih, Adhie M Massardi,  kepada wartawan di Jakarta, Selasa (27/8).

"Saya sudah keliling Jatim selama lebih dari sepekan, terakhir di kawasan Tapal Kuda. Beberapa ketua KPU tingkat kecamatan (PPK) di sana melaporkan berbagai masalah yang belum jelas, terutama persoalan DPT (daftar pemilih tetap) yang belum dimutakhirkan. Sehingga di setiap TPS tercatat kelebihan antara 50 sampai 250 orang," kata Adhie mengutip laporan salah satu ketua PPK di Banyuwangi.


Adhie mengungkapkan, yang paling parah umumnya panitia Pemilu di semua tingkatan (PPK, PPS, KPPS), tidak paham bagaimana mengatasi formulir C1 yang oleh KPU Jatim sudah didistribusikan. Dalam formulir tersebut tidak ada foto dan nama pasangan calon nomor 4, Khofifah Indar Parawansa�"Herman S Sumawiredja.

"Mereka juga tidak paham soal rencana KPU Jatim menambah paslon Khofifah-Herman dengan stiker," katanya.

Jubir presiden era Gus Dur ini menengarai, formulir C1 yang aneh itu merupakan skenario untuk merusak suara Khofifah-Herman. Makanya, KPU Jatim diminta untuk membuat surat edaran ke KPU di semua tingkatan, agar sebelum dimasukan dalam kotak suara, formulir rekaputilasi hasil pemungutan suara (C1) itu ditayangkan di setiap TPS untuk disaksikan warga masyarakat.

"Kalau KPU Jatim tidak mau melakukan hal ini, berarti penyelenggara Pilgub Jatim memang sudah berkomplot untuk menyingkirkan Khofifah-Herman. Jadi setelah skenario pertama, penyingkiran Khofifah-Herman sebagai kontestan gagal, skenario kedua lewat formulir C1 yang didesain seperti itu," ujarnya.

Adhie menyerukan kepada semua pihak antara lain para kiai di sejumlah pesantren, jaringan PMII dan elemen pergerakan di Jatim untuk memotret formulir C1 yang sudah ditandatangani panitia dan saksi-saksi.

"Dengan demikian, kita punya bukti otentik kalau mereka melakukan kecurangan yang vulgar," pungkas Adhie, yang bersama bersama tokoh dari Gerakan Masyarakat Sipil untuk Pemilu Bersih yakni Ray Rangkuti, Jeirry Sumampow, Boni Hargens, Usman Hamid, Neta S Pane, dn tokoh lainnya akan memantau langsung pencoblosan Pilgub Jatim, Kamis lusa (29/8). [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Penumpang Melonjak di Libur Sekolah, Whoosh Hadirkan Promo Wisata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:57

Razman Dieksekusi

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:29

Purbaya Bantah Restitusi Pajak Ditahan, Tuding Ada Permainan Oknum DJP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:51

Dari Kandang ke Kanopi Hutan: Tiga Orangutan Hasil Rehabilitasi Kembali ke Alam Liar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:45

Perjalanan Tengkar KH Miftachul Akhyar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:52

Punya Integritas, Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:34

Terus Meningkat, Mayoritas Publik Tak Puas Kinerja Wapres Gibran

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:22

Dikuasai Gaya Hidup, Pasar Indonesia Diincar Asing

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:41

Polisi Tangkap Perantara Jual Beli Sabu 1 Kg di Pasar Baru

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:29

JK Resmikan Pembangunan Masjid Hajjah Yuliana Bekas Kantor Polisi di Melbourne

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:00

Selengkapnya