Berita

hasyim muzadi/net

Nusantara

7 Seruan Moral KH Hasyim Muzadi Jelang Pilgub Jatim

SELASA, 27 AGUSTUS 2013 | 19:22 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Hasyim Muzadi menyampaikan tujuh seruan moral terkait Pilgub Jatim. Seruan disampaikan tiga hari jelang pemungutan suara yang akan digelar Kamis lusa (29/8).

"Pertama, setelah kita berjuang dengan harta dan diri, kita wajib bertawakal kepada Allah Swt karena hanya Allah dzat yang mampu merubah kezaliman dengan keadilan," kata Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Hikam Malang dan Depok itu dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Selasa (27/8).

Berikutnya, Kiai Hasyim mengajak masyarakat untuk memilih gubernur dan wakil gubernur Jatim tidak semata-mata mencari jabatan. Namun kita menuju pembersihan Jatim dari kekotoran politik, penyalahgunaan kekuasaan, pembobolan uang negara (rakyat) untuk kepentingan pribadi yang dikemas dengan kedermawanan.


Selama lima tahun ini, lanjut Kiai Hasyim,  kekuasaan di Jatim dimulai dari kecurangan. Terbukti banyak tragedi politik seperti Program Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM) hingga kejahatan politik dalam proses Pilgub 2013 yang berujung tidak mendpatkan berkah dari Allah Swt.

Kiai Hasyim juga meminta ulama, cendekiawan, santri dan aktivis agar istiqomah (kontinyu) pada posisi amar ma'ruf nahi munkar dan tidak menyatakan kemunkaran sebagai ma'ruf hanya untuk sekeping kepentingan sesaat.

Rakyat yang menerima suap politik (money politics), lanjut Kiai Hasyim, hendaknya sadar bahwa itu dari uang negara dan kalau diteruskan maka hancurlah republik ini.

"Para pemimpin  seharusnnya tidak mencuri uang negara untuk ongkos mencuri suara sebagai modal kepemimpinannya. Hasbunallah wanikmal wakil nikmal maula wanikmannashiir (Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung)," tuntasnya. [dem]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya