Berita

Olahraga

Warga Pejambon Kaget Disuruh Pindah

MINGGU, 25 AGUSTUS 2013 | 10:52 WIB | LAPORAN:

Warga Pejambon di Jakarta Pusat, khususnya RT 15 dan RT 016 merasa kaget saat menerima surat undangan sosialisasi pengosongan rumah yang berasal dari Batalyon Perhubungan Direktorat Perhubungan Angkatan Darat (Yonhun Dithubad) TNI.

Surat itu berisi ultimatum pihak Yonhub kepada warga RT 015 dan RT 016 untuk mengosongkan tempat tinggalnya paling lambat Maret 2014. Disebutkan pula, proses pembongkaran dimulai November 2013 mendatang.

"Kami sebenarnya tidak mau ribut-ribut begini. Ini karena ada janji yang tidak dipenuhi gereja. Kami terkejut tiba-tiba disuruh pindah. Kami ini nagih janji," ujar Ketua RW 015, Suwarno kepada Rakyat Merdeka Online, usai aksi di Jalan Pejambon, Gambir, Jakpus, Minggu (25/8) pagi.


Tindakan sepihak GBIP Immanuel itu dinilainya sangat tidak manusiawi dan melanggar prinsip keadilan. Dia berharap, pihak gereja dapat memberikan kuasa tanah terhadap dirinya lantaran sudah menempati lebih dari 40 tahun dan rutin membayar pajak kepada gereja.

Suwarno juga mengatakan, pihak GBIP Immanuel sama sekali tidak melakukan sosialisasi atau bentuk komunikasi lainnya terkait penjualan tanah yang dihuni warga, hingga datangnya surat ultimatum itu.

"Gereja janji bahwa itu tanah milik gereja. Kalau gereja mau pakai, ya harus bilang dulu (kepada warga)," lanjutnya.

Pihak Sinoda GBIP Immanuel telah menjual asetnya berupa tanah sekitar dua hektar yang meliputi komplek gereja dan 330 rumah warga RT 015 dan 016 Pejambon, dari sekitar 6,6 hektar miliknya.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya