Berita

FOTO:NET

Olahraga

Tanah Abang Mau Disulap Jadi Pusat Niaga, Warga Depan Stasiun Terancam Digusur

KAMIS, 22 AGUSTUS 2013 | 18:21 WIB | LAPORAN:

Pemprov DKI berencana menyulap kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat menjadi pusat niaga terpadu dengan nama Primer Niaga Terpadu (PNT). Untuk itu, di daerah tersebut akan dibangun hotel dan terminal transit angkutan umum di Blok G seperti yang terdapat di Pasar Blok M.

"Benar ke depannya akan seperti itu. Saya belum tahu pengembangannya gimana," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama di Balaikota, Jakarta Pusat, Kamis (22/8).

Pembangunan PNT, kata Basuki, akan dikerjakan oleh PD Sarana Jaya yang saat ini tengah menggelar rapat bersama Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo. Salah satu yang dibahas dalam rapat tersebut adalah mengenai pembebasan lahan untuk dibangun hotel dan terminal.


Saat dikonfirmasi Direktur Utama PD Pasar Jaya, Djangga Lubia. Djangga pun senada mengatakan bahwa pembangunan PNT akan meningkatkan nilai Pasar Tanah Abang sendiri sebagai pusat belanja yang aman dan murah.

"Saya sangat mendukung sekali. Dengan ada rencana itu, Pasar Tanah Abang akan semakin bertambah maju dan layanannya semakin berkualitas," ujar Djangga.

Djangga sendiri belum mengetahui detail pembangunan kawasan tersebut seperti apa. Namun, berdasarkan informasi yang diperolehnya, kawasan terpadu tersebut akan dibangun tepat di depan Stasiun Kereta Tanah Abang. Alasan utama daerah itu menjadi area tersebut adalah karena disana pemukiman di depan stasiun itu terlalu padat penduduk. Jadi, kemungkinan besar akan digusur.

"Ya hal itu nggak bisa dihindari. Tapi kan kita punya banyak rusun. Tapi semua itu ada ditangan PD Sarana Jaya. Saya enggak bisa ngomong lebih mendetail lagi. Nggak enak nanti sama PD Sarana Jaya," ujarnya.[wid]

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya