Berita

Olahraga

Ricuh, Pedagang Parsel di Cikini Tolak Digusur

KAMIS, 22 AGUSTUS 2013 | 16:09 WIB | LAPORAN:

Aksi ratusan personel dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) membongkar paksa lapak-lapak parsel milik pedagang kaki lima di sekitar stasiun Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (22/8) pagi, menuai protes.

Sebagian pedagang menolak digusur. Kericuhan pun tak terhindarkan, namun akhirnya dapat diredam aparat kepolisian dari Polres Metro Jakarta Pusat. Pihak KAI mengatakan, sudah ada sosialisasi sebelum terjadi pembongkaran.

"Kami sudah lakukan sosialisasi terlebih dahulu supaya pedagang bisa merapihkan barang-barangnya," ujar Humas PT KAI Daops I, Sukendar Mulya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (22/8).


Alasan pembongkaran, karena KAI ingin memberikan keamanan dan kenyamanan serta memperindah stasiun Cikini. Setidaknya ada 38 kios dan 78 lapak milik para pedagang yang dibongkar kali ini.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama pun mengamini, sudah memberi peringatan terhadap para PKL parsel di Cikini untuk pindah.

"Mereka sudah diperingkatkan sejak tiga tahun lalu. Cuma kadang-kadang kan pedagang tidak mau karena dinilai sepi pembeli," ujar Basuki.

Untuk penertiban di Cikini, Basuki menyerahkan sepenuhnya ke pihak PT KAI, termasuk relokasi seluruh pedagang.[wid]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya