Berita

isran noor/net

Politik

Tahun Politik Bukan Berarti Abai Ekonomi

RABU, 21 AGUSTUS 2013 | 19:26 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Jelang pemilu 2014, suhu politik dirasakan semakin meningkat. Namun demikian, para pemimpin, tokoh dan elit politik diimbau untuk tidak mengurus kepentingan politiknya dan abai pada persoalan ekonomi rakyat. Pasalnya, tahun politik ini telah dibarengi pula dengan kondisi perekonomian yang jika tidak diwaspadai akan semakin menyulitkan.

Demikian disampaikan Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Isran Noor, Rabu (21/8).

"Di tengah euphoria 2014,  ekonomi kita dalam posisi lampu kuning. aya kira siapapun, termasuk pemerintah perlu mengembalikan kepercayaan. Caranya dengan memberi arah pada tahun politik ini ke hal yang lebih substantif, yakni menciptakan optimisme ditengah kompetisi politik yang terbuka, fair, seperti bagaimana pasar bekerja," tuturnya.


Elite politik dan semua pihak, lanjutnya, harus memperlihatkan persatuan dan mendorong  kepemimpinan gagasan atas solusi kebangsaan kerakyatan yang dibutuhkan rakyat saat ini.

" Meski sah sah saja, namun kiranya kurang elok jika semua sibuk mengejar popularitas ditengah pelemahan rupiah yang semakin mengkhawatirkan, dan defisitnya neraca perdangangan yang kian suram," jelasnya.

Dikatakan Isran Noor seperti tertulis dalam keterangan persnya, di tahun 2014 nanti kita tidak semata hanya memiliki agenda untuk memilih pemimpin, tetapi jangan melupakan capaian pembangunan yang sudah ditetapkan sebelumnya, seperti swasemba beras, swasembada daging, dan swasembada gula.

"Karenanya, hemat saya tahun politik ini harus dimaknai sebagai tahun gotong royong, spirit  memperbaiki keadaan dan  menemukan pemimpin yang mengerti amanat penderitaan rakyat," pungkas Ketua DPD Demokrat Kalimantan Timur itu.[dem]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya