Berita

Politik

Pengusaha Non Demokrat Berpeluang Menang Konvensi

MINGGU, 18 AGUSTUS 2013 | 19:03 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Konvensi calon presiden (Capres) Partai Demokrat dinilai sebagai pertarungan antara politikus dan pengusaha. Peluang pengusaha dianggap lebih mampu menjuarai konvensi.

Pakar politik dan Hukum Tata Negara, Asep Warlan Yusuf mengatakan, peluang nonkader Demokrat dari kalangan pengusaha lebih terbuka jika dibandingkan dengan kader partai.

"Gita Wirjawan, Dahlan Iskan, Chairul Tanjung dan Rudi Kirana tidak sebanding dengan kader internal Demokrat. Mereka sarananya banyak; media, LSM. Saya kira perbandingannya 70 persen buat non kader dan 30 persen bagi internal," kata Asep saat dihubungi, Minggu (18/8).


Menurutnya, jika dibandingkan dengan beberapa nama dari kader Demokrat yang disebut-sebut akan mengikuti konvensi tidak sebanding dengan beberapa pengusaha tenar di tanah air itu. Mereka adalah, Wakil Ketua Majelis Tinggi Demokrat Marzuki Alie, Anggota Dewan Pembina Demokrat Hayono Isman, dan Wakil Ketua Umum Demokrat Max Supacua.

"Mereka hanya mengandalkan pencitraan dan popularitas di DPR. Peluang nonkader sangat besar, saya kira seperti bola, Liverpool melawan PSSI. Kalau tinju itu kelas bulu melawan kelas Berat," kata Asep.

Dalam pertandingan antara klub sepakbola asal Inggris, Liverpool melawan tim Indonesia beberapa waktu lalu, tim Indonesia kalah 2-0.

Konvensi Capres Partai Demokrat akan terjadi duel yang keras antara tiga kandidat kuat juga sebelumnya telah dikatakan oleh board of advisors CSIS, Jeffrie Geovanie. Mereka adalah penguasaha sukses di tanah air, bos Lion Air Rusdi Kirana, Gita Wirjawan yang saat ini menjadi Menteri Perdagangan dan Chaerul Tanjung.

Menurutnya, ketiga kandidat yang disebut-sebut akan meramaikan bursa Capres Demokrat itu memiliki kemampuan untuk bertarung di Pilpres 2014 nanti.

"Anggapan saya tersebut sangat wajar karena mereka bertiga memiliki kemampuan yang lengkap. Terbukti mampu membangun bisnisnya sukses, seperti Gita Wiryawan dengan Ancora Grupnya, Chaerul Tanjung dengan Trans Corp nya, dan Rusdi Kirana dengan Lion Air Grupnya," kata Jeffrie.[dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Penumpang Melonjak di Libur Sekolah, Whoosh Hadirkan Promo Wisata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:57

Razman Dieksekusi

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:29

Purbaya Bantah Restitusi Pajak Ditahan, Tuding Ada Permainan Oknum DJP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:51

Dari Kandang ke Kanopi Hutan: Tiga Orangutan Hasil Rehabilitasi Kembali ke Alam Liar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:45

Perjalanan Tengkar KH Miftachul Akhyar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:52

Punya Integritas, Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:34

Terus Meningkat, Mayoritas Publik Tak Puas Kinerja Wapres Gibran

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:22

Dikuasai Gaya Hidup, Pasar Indonesia Diincar Asing

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:41

Polisi Tangkap Perantara Jual Beli Sabu 1 Kg di Pasar Baru

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:29

JK Resmikan Pembangunan Masjid Hajjah Yuliana Bekas Kantor Polisi di Melbourne

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:00

Selengkapnya